Polisi Amankan 17 Anak Usai Aksi Perang Sarung di Perbatasan Solo–Sukoharjo

Polisi Amankan 17 Anak Usai Aksi Perang Sarung di Perbatasan Solo–Sukoharjo

17 anak di bawah umur yang terlibat aksi perang sarung di wilayah Kampung Sawah, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo-Istimewa-

SOLO, diswayjateng.com - Piket fungsi Polresta SOLO bergerak cepat mengamankan 17 anak di bawah umur yang terlibat aksi perang sarung di wilayah Kampung Sawah, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Selasa 17 Februari 2026, dini hari.

Kapolresta Solo Catur Cahyono Wibowo melalui Kasat Res PPA dan PPO Kompol Ratna Karlina Sari menyampaikan, penindakan dilakukan setelah petugas menerima laporan adanya keributan antar kelompok anak.

Petugas piket fungsi langsung menuju lokasi guna mencegah situasi berkembang lebih luas serta mengantisipasi kemungkinan adanya korban.

“Sebanyak 17 anak kami amankan untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Tindakan ini sebagai langkah preventif agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan keselamatan mereka,” ujar Kompol Ratna.

Dari hasil pendataan awal, anak-anak tersebut terbagi dalam dua kelompok. Tiga anak tercatat sebagai pihak korban, sementara 14 lainnya diduga terlibat langsung dalam aksi bentrok.

Peristiwa bermula ketika kedua kelompok saling berkomunikasi melalui pesan singkat dan sepakat bertemu untuk perang sarung. 

Kelompok pertama kemudian mendatangi lokasi yang disepakati di wilayah Grogol. Setibanya di tempat kejadian, terjadi keributan yang mengundang perhatian warga sekitar.

Warga setempat turut membantu mengamankan para anak sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas kepolisian.

Karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Grogol, seluruh anak beserta penanganan perkaranya kemudian dilimpahkan ke Polsek Grogol, Polres Sukoharjo, untuk proses lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Polisi juga mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak, terutama pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi-aksi berisiko yang dapat membahayakan keselamatan maupun masa depan mereka.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: