Puting Beliung Mengamuk di Pati, Puluhan Rumah Warga Desa Kebowan Rusak Parah

Puting Beliung Mengamuk di Pati, Puluhan Rumah Warga Desa Kebowan Rusak Parah

Warga dibantu aparat ikut memperbaiki rumah rusak usai diterjang angin puting beliung. --

PATI, diswayjateng.id- Angin puting beliung menerjang Desa Kebowan, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, Bencana alam itu mengakibatkan kerusakan 21 rumah warga desa setempat. 

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Peristiwa bermula dari hujan gerimis yang disertai angin kencang sejak sekitar pukul 12.00 WIB.

Dalam waktu singkat, angin berubah menjadi puting beliung yang menyapu permukiman warga dan merusak atap rumah. 

Perangkat desa kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Winong pada pukul 13.15 WIB untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan itu, personel piket Polsek Winong bersama SPKT, Bhabinkamtibmas, dan piket fungsi diterjunkan ke lokasi kejadian. 

Petugas melakukan pengamanan area serta pendataan korban dan saksi. Selanjutnya mencatat tingkat kerusakan rumah yang dialami warga  
Warga dibantu aparat ikut memperbaiki rumah rusak usai diterjang angin puting beliung. --

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Winong AKP Gandhi Soeprijanto mengatakan, respons cepat menjadi prioritas utama dalam setiap kejadian bencana. 

“Begitu laporan kami terima, anggota langsung bergerak ke lokasi. Yang paling utama adalah memastikan keselamatan warga dan kondisi di lapangan tetap kondusif,” tegasnya.

Ia menjelaskan, cuaca ekstrem di wilayah Winong terjadi secara mendadak. Situasi seperti ini sangat berbahaya, sehingga masyarakat harus selalu waspada terhadap perubahan cuaca. 

Selain melakukan pendataan dan pengamanan, Polsek Winong bersama Muspika dan perangkat desa juga menggelar kerja bakti di lokasi terdampak. 

Aparat dan warga bergotong royong membersihkan puing-puing genting serta bagian atap rumah yang rusak agar lingkungan segera kembali aman dan layak dihuni.

“Polisi tidak hanya hadir untuk mencatat dan melapor, tetapi juga membantu langsung warga yang terdampak. Ini adalah bentuk pelayanan dan kepedulian kami kepada masyarakat,” kata AKP Gandhi.

Warga desa setempat mulai memperbaiki rumah masing-masing. Mereka dibantu aparat dan pemerintah setempat.

 “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan siap memberikan bantuan serta pengamanan jika masih dibutuhkan,” pungkas AKP Gandhi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait