Cabai Batang Tembus Rp105 Ribu di Awal Ramadan, Ini Kata Disparperta
Kepala Disparperta Batang Sutadi-Disway Jateng/Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.com – Awal Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten BATANG ditandai lonjakan harga cabai yang menembus Rp105 ribu per kilogram.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Sutadi Ronodipuro mengatakan secara umum harga komoditas pertanian masih relatif stabil dan kenaikan masih dalam batas wajar.
“Secara umum relatif stabil, kenaikan masih kecil seperti daging ayam hanya Rp1.000 sampai Rp2.000 per kilogram,” kata Sutadi, Jumat 20 Februari 2026.
Namun cabai rawit menjadi pengecualian karena lonjakannya paling terasa.
BACA JUGA: Hari Pertama Ramadan, Jibom Polda Jateng Musnahkan 29 Kg Serbuk Petasan di Batang
BACA JUGA: Fachry Elang Buka Jalan, Pertina Batang Bidik Dua Medali Emas Porprov 2026
Dalam pemantauan Dispaperta Batang, harga cabai rawit berada di kisaran Rp80.000–Rp82.000 per kilogram di tingkat produsen.
Sutadi menjelaskan dua faktor utama memicu kenaikan, yakni curah hujan tinggi yang menurunkan produksi serta meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan.
“Cabai sangat rentan perubahan cuaca, produksi turun saat hujan tinggi sementara permintaan naik saat Ramadan,” ujarnya.
Ia menambahkan komoditas hortikultura seperti cabai, bawang, buah, dan sayuran menjadi fokus pengawasan karena berpengaruh besar pada inflasi daerah.
BACA JUGA: Dinkes Batang Siap Razia Makanan Kadaluarsa Sepanjang Ramadan 2026
BACA JUGA: Tanggapi Wakil Ketua DPRD Batang, BRI Pastikan Sudah Lakukan Investigasi
Dispaperta juga telah mengecek sentra produksi di dataran menengah hingga tinggi di Batang dan memastikan kondisi pertanian serta jaringan irigasi masih aman.
Sementara itu, pemantauan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Batang di Pasar Batang menunjukkan harga cabai rawit merah menyentuh Rp105.000 per kilogram dari sebelumnya Rp85.000.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: