Kritik Musrenbang, DPRD Batang Tofani: Isu Pendidikan Seolah Terlupakan

Senin 02-02-2026,15:30 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

Untuk tahun ini, dana iuran kembali disiapkan guna mendukung isu strategis yang ditentukan oleh kecamatan.

“Nanti ada sekitar 800 juta, tinggal Pak Camat mau dialokasikan ke mana sesuai kebutuhan prioritas,” ujarnya.

Ia menegaskan pihaknya mendukung penuh pemotongan Pokir selama diarahkan untuk program strategis dan prioritas masyarakat.

“Nggih, sepanjang itu untuk isu-isu strategis dan prioritas, kami dari anggota dewan Dapil 1 mendukung,” pungkasnya.

Camat Batang

Camat Batang Luksono Pramudito menyebut sebenarnya isu pendidikan bukan tidak pernah muncul. 

"Sebetulnya sih bukan tidak pernah muncul nggih, karena kita mengikuti tema yang ada RKPD yang ada di Kabupaten. Temanya tahun ini untuk tahun 2027 memang perbaikan infrastruktur sepertinya untuk mendukung objek wisata, lebih spesifik seperti itu," katanya menanggapi kritik itu.

Lalu, lanjutnya, mayoritas usulan dari masyarakat memang sarana prasarana umum yang masih rusak.

Ia mencontohkan, usulan masyarakat antara lain drainase atau s jalan-jalan masih rusak. 

"Jadi mereka kadang lupa bahwasanya unsur pendidikan, sosial, ekonomi itu juga penting," tuturnya.

Terkait tawaran iuran dana pokok pikiran atau aspirasi DPRD dari Dapil I, Camat Batang menyebut hal itu sudah keempat kalinya saat ini.

"Ini aspirasi dari delapan anggota dewan Dapil 1 itu diperuntukkan untuk Kecamatan Batang. Jadi sifatnya bukan untuk konstituennya saja, namun demikian kemanfaatannya bersama," jelasnya.

Luksono menuturkan, jika ada anggaran itu, pihaknya mengusulkan penataan Jalan Ki Mangun Sarkoro menuju lapangan Dracik Kampus.

"Tentunya Rp800 juta hanya pematik, mungkin dari TAPD Kabupaten pasti akan nambahi," tuturnya. 

Kategori :