Adapun kegiatan pada tanggal 5 Juli 2025 ada enduro touring keliling Kendal. Enduro touring menjadi bagian dari tradisi saat event Hiu Selatan International Hard Enduro digelar.
BACA JUGA:Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Nyalakan Asa Masyarakat Pesisir Lepas dari Ancaman Abrasi dan Rob
BACA JUGA:Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Turun Langsung Cek Penerima Bantuan Perbaikan RTLH di Kendal
Lebih lanjut, Aguan menyebutkan, medan yang dilalui di Kendal ini sangat baik dan unik. Ditambah lagi medan arus jeramnya yang dinilai kelas internasional.
Sejumlah peserta yang ikut KSAL Cup Hiu Selatan International Hard Enduro ke-7 mengakui jika sirkuit dan rute balap lebih menantang dari tahun sebelumnya. Hal itu semakin menambah antusiasme mereka untuk menaklukkan medan tersebut.
Seperti yang diungkapkan oleh peserta asal Temanggung, Faiz Praditya Utomo. Event Hiu Selatan International Hard Enduro di Kendal ini merupakan keikutsertaan yang ketiga. Event kali ini lebih menantang daripada sebelumnya.
"Ini lebih menantang, terutama tanjakannya lebih menantang. Tadi coba sekali berhasil. Semoga ke depan bisa lebih baik lagi," ujarnya.
BACA JUGA:Gubernur Jateng Tinjau Posko SPMB, Temukan Kendala Orang Tua saat Daftar Sekolah
Hal senada disampaikan oleh Suci Mulyani. Rider asal Gresik yang mengikuti kategori women tersebut mengakui bahwa tanjakan di sirkuit kali ini lebih terjal dan menantang.
"Event-nya bagus, tertata juga, terus untuk tanjakannya juga lumayan susah-susah. Tadi dikit lagi, sampai ujung, tapi belum berhasil. Ini kali kedua kali ikut event Hiu Selatan. Lebih menantang yang ini tanjakannya,” kata dia.