SLAWI, diswayjateng.id - Rekayasa arus lalu lintas untuk mengurai kemacetan di sentra Banjaran mendapatkan dukungan penuh Dinas Perhubungan. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tegal Elliya Hidayah melalui Plt Kabid Manajemen Rekayasa Lalu Lintas dan Perpakiran Abdul Haris menyatakan, pihaknya kini tengah bersinergi dengan Satpol PP dan Dinas Koperasi UKM Perdagangan.
Terkait penertiban pedagang lemprakan yang berada di bahu jalan. Pihaknya saat ini berupaya mengatur kelancaran arus lalu lintas disela penataan pendagang yang dilakukan OPD yang bersangkutan dan Satpol PP.
"Sesuai rencana pemberlakukan 1 arah akan diberlakukan mulai tanggal 23 Maret sampai 7 April 2025," ujarnya, Jumat (21/3/2025).
Dari hasil koordinasi dengan Satlantas Polres Tegal, pemberlakuan satu arah akan dilakukan dari arah timur ke barat.
BACA JUGA:Dishub Kabupaten Tegal Gelar Rakor Kesiapan Angkutan Lebaran
BACA JUGA:Dishub Kabupaten Tegal Rapat Pendahuluan Kajian Potensi Parkir
Pemberlakuan satu arah ini akan dilakukan dari arah timur, yakni pertigaan sentra Banjaran ke arah Barat tembus Ujungrusi atau Yonif 407/PK.
"Untuk steriisasi pedagang lemparan sesuai rencana akan dilakukan mulai dari pertigaan sentra Banjaran sampai sebelum rel KA yang ada di lintasan tersebut," cetusnya.
Sementara itu, Dinas Koperasi UKM Peragangan melaui bidang Sarana Distribusi dan Perizinan Perdagangan. Tengah memberikan surat edaran kepada pedagang lemprakan untuk tidak melakukan aktivitasnya selama arus mudik dan balik Lebaran.
"Hal ini dilakukan demi terciptanya kelancaran arus mudik dan balik Lebaran dan memimalisir kemacetan panjang dalam puncak arus mudik dan balik," ungkapnya.
BACA JUGA:Dishub Kabupaten Tegal Lakukan Proses Pengadaan dan Perencanaan Bangunan Lampu PJU
BACA JUGA:Dishub Kabupaten Tegal Siapkan 3 Armada Bus untuk Mudik Gratis
Selama pelaksanaan satu arah di sentra Banjaran pihaknya akan terus berkolaburasi dengan Satlantas untuk melakukan pantauan di kawasan tersebut.