GROBOGAN, diswayjateng.id - Area Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT), Taufiq Kurniawan menjamin pasokan dan distribusi gas melon atau LPG subsidi 3 kg di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah berjalan lancar selama Ramadan 1446 H.
"Sejak pekan kemarin itu alhamdulillah distribusi mulai dari Depo Pelabuhan, SPBE hingga ke pangkalan-pangkalan sudah berjalan lancar," ungkap Taufiq saat dihubungi diswayjateng.id melalui telepon seluler, Sabtu 22 Februari 2025 siang. Tak hanya di wilayah Grobogan, Taufiq juga memastikan bahwa pasokan dan distribusi gas melon di seluruh Jawa Tengah maupun DI Yogyakarta aman. Taufiq merinci suplai gas melon untuk di beberapa wilayah Jawa Tengah; di Kabupaten Grobogan 39.375 tabung per hari, Kabupaten Blora 26.083 tabung per hari. BACA JUGA:Gas Melon Sempat Langka Buat Warga Bingung, Ini Penjelasan Dindakop Demak BACA JUGA:LPG 3Kg Langka, ASN Grobogan Dilarang Gunakan Gas Melon Sementara di Kabupaten Rembang 20.422 tabung per hari, Kabupaten Pati 42.751 tabung per hari, Kabupaten Jepara hingga 38.246 tabung per hari, Kabupaten Kudus 33.502 tabung per hari, serta Kabupaten Demak 39.265 tabung per hari. "Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying dan membeli LPG 3kg sesuai dengan kebutuhan. Karena percuma, kalau barang datang selalu habis diborong di beberapa wilayah,” terangnya. Taufiq menambahkan, Pertamina juga telah menambah jam operasional demi menjamin ketersediaan stok dan distribusi gas melon. “Mulai minggu lalu operasional Supply Point kita sudah tingkatkan menjadi 24 jam, ini juga untuk menepis info bahwa tidak ada penyaluran dari Pertamina. Hari libur pun kami tetap beroperasi,” pungkasnya. BACA JUGA:Cegah Penyimpangan, Polres Jepara Pantau Distribusi dan Ketersediaan Gas Melon BACA JUGA:Beralih Gunakan Jargas, Warga Desa Sumber Sudah Tinggalkan Gas Melon Seperti diketahui, beberapa waktu lalu di Kabupaten Grobogan mengalami kelangkaan gas melon hingga hampir dua minggu. Di beberapa pangkalan, terlihat antrian warga yang mengular panjang hanya demi untuk mendapat LPG subsidi 3kg. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Grobogan Pradana Setyawan menjelaskan bahwa ada 3 faktor penyebab yang membuat gas melon di Grobogan langka. Pertama, katanya, berkaitan dengan tanggal merah liburan Natal dan Tahun baru 2025, tidak ada distribusi. "Saya sudah minta ke Pertamina agar alokasinya ditambah 78.400. Kenapa 78.400? Itu kebutuhan kita selama 3 hari, dan insyaAllah sudah dipenuhi," jelasnya saat ditemui diswayjateng.id di kantornya beberapa waktu lalu. BACA JUGA:Gas Melon Sempat Langka Buat Warga Bingung, Ini Penjelasan Dindakop Demak BACA JUGA:Gas Melon di 2 Kecamatan Kabupaten Pemalang Kosong Kedua, pria yang akrab disapa Danis ini melanjutkan, muncul kebijakan yang dianggap tidak populis dari Menteri ESDM yang menertibkan distribusi ke pengecer atau sub penyalur. Kendati akhirnya Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi agar kebijakan tersebut dibatalkan. "Kita ketahui bersama saat kebijakan itu diberlakukan, pengecer bingung karena tidak ada kepastian. Akhirnya, dikembalikan ke kebijakan yang lama. Dan itu dampaknya panjang, sampai ke rumah tangga," terangnya. Ketiga, Danis mengungkapkan bahwa waktu itu, cuaca di Jawa Tengah lagi tidak baik-baik saja. Akibatnya kapal yang akan mengisi tangki-tangki truk LPG subsidi 3kg di pelabuhan tak bisa bersandar sehingga pendistribusian menjadi terhambat. "Tiga hal itulah yang kemarin membuat masyarakat kesulitan dalam mendapat gas melon," tandasnya. BACA JUGA:Gas Melon di Kabupaten Pemalang Langka, Jika Ada Harganya Tinggi BACA JUGA:Pasokan Gas Melon di Brebes Ditambah 112.000 Tabung, Penuhi Kebutuhan Lebaran Yani, seorang penjaga pangkalan LPG subsidi 3kg di Kabupaten Grobogan mengaku khawatir apabila kelangkaan gas melon terus berlangsung hingga Ramadan 1466 H tiba. "Kasihan yang jauh-jauh dari desa, itu harus lari ke sana ke mari untuk cari gas melon ini," katanya ketika ditemui diswayjateng.id beberapa waktu lalu. "Apalagi sebentar lagi Ramadan tiba, jangan sampai waktu mau masak untuk sahur, gas habis. Mau ngetuk pintu ke pangkalan, ternyata nggak ada gas melon," pungkasnya.Ramadan 1446 H, Pertamina Jamin Distribusi Gas Melon di Grobogan Berjalan Lancar
Minggu 23-02-2025,09:33 WIB
Reporter : Achmad Fazeri
Editor : Laela Nurchayati
Kategori :
Terkait
Sabtu 17-10-2026,14:10 WIB
Polda Jateng Ungkap Penyalahgunaan LPG, Solar Subsidi, dan Tambang Ilegal, enam Orang Jadi Tersangka
Rabu 07-10-2026,18:08 WIB
Truk Tronton Tabrak Jembatan dan Pipa BBM Pertamina di Kebasen, Dua Orang Luka
Jumat 11-09-2026,07:10 WIB
Incar Kabel dan Baterai di 12 Titik Tower, Pegawai Perusahaan Telekomunikasi Dibekuk Polres Semarang
Sabtu 05-09-2026,07:15 WIB
Polda Jateng Bongkar 3 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp10,8 Miliar
Rabu 12-08-2026,13:32 WIB
Diduga Akibat Puntung Rokok dari Anak ODGJ, Seorang Wanita Tewas dalam Kebakaran di Grobogan
Terpopuler
Minggu 25-10-2026,05:43 WIB
Buntut Polemik Lapangan Desa Diduga Dijual ke Polri, Kejari Pati Bakal Panggil Kades Tambahmulyo
Minggu 25-10-2026,12:21 WIB
Lifter 13 Tahun Syifa Az-Zahra Raih Emas Porprov Jateng 2026, Angkat Total 125 Kilogram
Minggu 25-10-2026,13:27 WIB
Berawal dari Bakar Jerami, Empat Rumah di Ngaringan Terbakar
Minggu 25-10-2026,05:24 WIB
Gandeng Radar Tegal Grup, Komik Herbal Gelar Talkshow Ajak Gen Z Kenali Manfaat Herbal
Minggu 25-10-2026,07:37 WIB
PDAM Tirta Moedal Kota Semarang Selesaikan Perbaikan Pipa Jatibarang, Normalisasi Air Masih Berlangsung
Terkini
Minggu 25-10-2026,21:19 WIB
Bintang The Raid, Tegar Satrya Tantang Sineas Muda Kota Semarang Tembus Film Nasional
Minggu 25-10-2026,20:22 WIB
Sulit Cari Jodoh yang Cocok, LKKNU Kudus Hadirkan GEGASH untuk Jemput Pernikahan Halal
Minggu 25-10-2026,20:08 WIB
Atlet Selam Jepara Meninggal Saat Porprov Jateng 2026, KONI Kota Semarang Dorong Evaluasi Keselamatan
Minggu 25-10-2026,20:06 WIB
14 Remaja di Kudus Diamankan Polisi Gara-gara Diduga Hendak Tawuran
Minggu 25-10-2026,19:57 WIB