“Argumen pedagang tidak masuk akal karena jumlah yang disebutkan tidak sesuai kapasitas nampan,” jelas Murtiyoko, Selasa, 28 Januari 2025.
Ia juga meminta panitia penyelenggara lebih memperhatikan detail kecil yang berpotensi menimbulkan kegaduhan.
Grebeg Sudiro merupakan tradisi tahunan yang mencerminkan keragaman budaya Solo. Kejadian ini diharapkan menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar acara-acara serupa di masa depan berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif bagi masyarakat dan wisatawan.