Pengendara Motor Tertemper KA Batara Kresna di Solo Akhirnya Berdamai
Polisi memastikan insiden kecelakaan antara sepeda motor dan KA Batara Kresna di perlintasan Bengkong, Purwosari–Solokota, dipicu kelalaian pengendara motor.-Istimewa-
SOLO, diswayjateng.com - Polisi memastikan insiden kecelakaan antara sepeda motor dan KA Batara Kresna di perlintasan Bengkong, Purwosari–Solokota, dipicu kelalaian pengendara motor.
Dua korban dalam kejadian itu diketahui merupakan perempuan, yakni TW (43) dan S (49), warga Brengosan, Purwosari.
Keduanya diduga kehilangan fokus saat melintas di perlintasan karena sedang berbincang.
Kasubnit II Gakkum Satlantas Polresta Solo, Iptu Yuli Nurus Yani, menyebut motor melaju searah dengan datangnya kereta. Minimnya kewaspadaan membuat korban tidak menyadari bahaya yang mendekat.
“Dari hasil pemeriksaan, keduanya kurang konsentrasi karena mengobrol saat berkendara,” jelasnya, Senin 20 April 2026.
Benturan menyebabkan kedua korban terjatuh. Namun, kondisi mereka tidak parah. Usai mendapat perawatan di RS Kasih Ibu Solo, keduanya telah diperbolehkan pulang.
Polisi juga memastikan telah dilakukan mediasi antara pihak korban dan PT Kereta Api Indonesia. Hasilnya, kasus diselesaikan secara kekeluargaan tanpa proses hukum lanjutan.
“Sudah ada kesepakatan damai. Masing-masing pihak menanggung kerugiannya sendiri,” terang Yuli.
Sepeda motor yang sempat diamankan akan dikembalikan setelah seluruh administrasi rampung. Polisi juga telah melakukan pengecekan langsung ke rumah korban guna memastikan kondisi mereka.
Lebih jauh, Yuli menegaskan tidak ditemukan faktor lain dalam kejadian tersebut. Tidak ada gangguan teknis maupun kondisi lintasan yang menjadi penyebab.
“Ini murni human error. Kurangnya fokus saat berkendara, apalagi di perlintasan kereta, sangat berisiko,” tegasnya.
Satlantas Polresta Solo kembali mengingatkan pengguna jalan agar tidak lengah, khususnya di perlintasan sebidang. Mengurangi distraksi, termasuk mengobrol berlebihan, dinilai penting untuk mencegah kecelakaan serupa.
“Pastikan berhenti, lihat kanan-kiri, dan utamakan keselamatan. Jangan sampai kejadian ini terulang,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: