Seiring bertambahnya usia, kulit cenderung kehilangan elastisitasnya.
Kulit yang kurang elastis tidak dapat menjaga bentuk dan kekencangan seperti dulu.
Akibatnya, lemak di bawah kulit bisa menjadi lebih terlihat dan menghasilkan tampilan gandaan dagu.
6. Perubahan Hormon
Perubahan hormon dalam tubuh juga dapat mempengaruhi distribusi lemak.
Fluktuasi hormon selama siklus menstruasi pada wanita atau selama masa menopause dapat memicu penumpukan lemak di dagu. Hormon juga dapat memengaruhi laju metabolisme tubuh.
BACA JUGA:Ingin Hilangkan Perut Buncit dengan Mudah? 6 Olahraga Ringan Ini Bisa Hilangkan Lemak di Perut
7. Stres dan Kurang Tidur
Stres dan kurang tidur juga dapat memengaruhi berat badan dan distribusi lemak.
Stres dapat memicu kebiasaan makan yang tidak sehat atau meningkatkan nafsu makan untuk makan makanan berlemak dan tinggi gula.
Kurang tidur juga dapat mengganggu hormon yang mengatur nafsu makan dan metabolisme.
BACA JUGA:Terbukti Ampuh, Ini 8 Gerakan Yoga yang Efektif untuk Meratakan Perut Buncit
Cara Mengatasi Lemak yang Menumpuk di Dagu
1. Atur Pola Makan
Fokus pada pola makan yang kaya serat, protein, dan nutrisi seimbang. Hindari makanan olahan, gula tambahan, dan lemak jenuh.
2. Olahraga dengan Teratur
Aktivitas fisik teratur membantu membakar kalori, meningkatkan metabolisme, dan menjaga keseimbangan energi.
3. Mengontrol Stres
Temukan cara untuk mengelola stres, seperti meditasi, yoga, atau olahraga ringan.
Stres yang tidak terkendali dapat memicu kebiasaan makan yang tidak sehat.
4. Kontrol Waktu Istirahat dengan Baik
Pastikan Anda tidur cukup untuk menjaga keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan dan metabolisme.
5. Konsultasi dengan Profesional Kesehatan
Jika penumpukan lemak di dagu sangat mengganggu atau sulit diatasi, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.