Mundur Urus PKB, Sukirman Bocorkan Perintah Kyai Sepuh untuk Gus Yusuf
Wakil Bupati Pekalongan sekaligus sekretaris DPW PKB Jateng Sukirman-Disway Jateng/Bakti Buwono-
PEKALONGAN, diswayjateng.com – Sekretaris DPW Partai Kebangkitan Bangsa Jawa Tengah, Sukirman, membocorkan adanya perintah Kyai Sepuh kepada Gus Yusuf Chudlori untuk mundur dari jabatan Ketua DPW PKB Jateng.
Menurut Sukirman, keputusan mundur bukan semata urusan politik, tetapi permintaan langsung para ulama sepuh agar Gus Yusuf kembali fokus mengurus pendidikan pesantren.
“Beliau diminta para Kyai Sepuh untuk konsentrasi di bidang pendidikan pesantren. Itu langsung disampaikan ke pusat, ke DPP PKB, karena mundur harus izin,” ujar Sukirman saat diwawancara, Rabu 25 Februari 2026.
Wakil Bupati Pekalongan itu menjelaskan, Gus Yusuf dikenal sebagai figur pengasuh pesantren yang mengikuti perkembangan Zaman.
BACA JUGA: Mundur dari PKB, Asip Kholbihi: Saatnya Gus Yusuf Naik Kelas
BACA JUGA: Sahur Lintas Komunitas, Sinta Nuriyah Ajak Warga Rawat Keberagaman di Kota Semarang
Gus Yusuf bisa menggabungkan pendidikan salaf, umum, kewirausahaan, budaya, hingga lingkungan dalam sistem pembelajaran pesantren.
Sukirman menilai, jaringan pesantren yang dimiliki Gus Yusuf di Jawa Tengah membuat para Kyai berharap ia menjadi konsolidator pesantren-pesantren di daerah.
“Harapannya beliau bisa memperkuat pondok pesantren dan kembali fokus membangun pendidikan umat,” katanya.
Meski demikian, Sukirman menegaskan keputusan mundur itu tidak terkait langsung dengan langkah menuju Nahdlatul Ulama, meskipun isu tersebut ramai diperbincangkan menjelang Muktamar NU.
BACA JUGA: PKB Kota Pekalongan Dukung Pilkada Tidak Langsung, Nusron Singgung Fatwa NU
BACA JUGA: PKB Grobogan Ikut Soroti Polemik Pendirian Kopdes Merah Putih di Cingkrong
Namun di kalangan pengamat politik dan warga nahdliyin, mundurnya Gus Yusuf dari PKB Jateng justru dibaca sebagai manuver strategis menjelang kontestasi internal NU.
Sukirman memilih irit komentar soal kemungkinan tersebut.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: