TEMANGGUNG (Disway Jateng) - Kabupaten Temanggung saat ini sudah menjadi daerah terkena serangan penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, setelah ditemukan sebanyak 149 ekor sapi yang dinyatakan positif.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Pertanian dan Peternakan Kabupaten Temanggung Joko Budi Nuryanto mengatakan, sejak pekan kemarin sebenarnya sudah ditemukan sapi yang mengalami kasus PMK. Namun untuk lebih memastikan penyakit tersebut harus dilakukan penegakan diagnosis. "Penegakan diagnosis ini dengan cara mengirim sampel darah sapi yang mengalami gejala PMK, sampel dikirim ke balai besar veteriner yang ada di Wates hasilnya baru keluar Senin kemarin," katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (7/6). Ia menjelaskan, hasilnya dari 149 sampel yang dikirim ternyata hampir semuanya positif PMK, sehingga saat ini Temanggung menjadi salah satu Kabupaten di Jawa Tengah yang sudah ditemukan kasus PMK. "Jumlah yang kita laporkan melalui iskhnas (sistem informasi kesehatan hewan nasional) terlaporkan 149 ekor sapi," terangnya. Diterangkan Joko, selama menunggu hasil pemeriksaan dari sampel tersebut, petugas kesehatan hewan Temanggung sudah langsung melakukan penanganan terhadap sapi yang mengalami gejala PMK. "Dari gejala pertama ada waktu yang cukup lama, selama itu juga ada penanganan, jadi dari 149 ekor sapi ini sudah ada yang diobati 142 ekor. Dari 142 yang sudah diobati ini yang nampak membaik itu karena bisa sembuh 36 ekor, dari semua yang mati karena PMK belum ada namun yang dipotong 10 ekor sapi," jelasnya. Menurutnya, kasus PMK dalam kurun waktu beberapa pekan terakhir ini sudah menyebar di 12 kecamatan dari 20 kecamatan yang ada di Kabupaten Temanggung. 12 kecamatan tersebut di antaranya Bejen, Candiroto, Ngadirejo, Jumo, Bansari, Tlogomulyo, Parakan, Kedu, Tembarak, Kaloran dan kandangan. Joko mengatakan, penyebaran PMK memang sangat cepat, apalagi jika sapi yang terkena PMK tidak diisolasi. Memang penyakit ini tidak menular kepada manusia namun penyebarannya bisa mencapai lebih dari 90 persen. Ia menambahkan, dengan adanya temuan PMK ini, maka Pemerintah Kabupaten Temanggung berencana akan menutup semua pasar hewan pada tanggal 9 Juni 2022 mendatang. "Akan kami rapatkan rencana penutupan pasar hewan besok pagi (Rabu _red), sosialisasi penutupan pasar hewan juga sudah mulai kami lakukan, karena memang penutupan pasar hewan tidak bisa dilakukan dengan cara mendadak," tutupnya. (set/wan)149 Ekor Sapi Positif PMK, 9 Juni Pasar Hewan di Temanggung Ditutup
Kamis 09-06-2022,10:20 WIB
Reporter : Setyo Wuwuh
Editor : M Sekhun
Kategori :
Terkait
Kamis 28-05-2026,16:57 WIB
Ditemukan Tewas di Camping Posong Temanggung, Korban Diketahui Pemilik Toko Alvira Pasar Lanangan Ambarawa
Senin 25-05-2026,16:00 WIB
Jelang Iduladha 2026, Dispaperta Batang Sisir Lapak Hewan Kurban Pinggir Jalan
Senin 25-05-2026,15:29 WIB
Sidak Hewan Kurban di Semarang Temukan Lapak Tanpa SKKH, Dispertan Waspadai PMK Jelang Idul Adha 2026
Selasa 03-06-2025,18:21 WIB
Dispertan Semarang Sidak 3 Titik Jelang Idul Adha 2025, Pastikan Hewan Kurban Sehat dan Bersertifikat SKKH
Terpopuler
Senin 08-06-2026,16:00 WIB
Kasus Sate Maut Boyolali, Menantu Korban Ditetapkan Tersangka dan Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup
Senin 08-06-2026,17:46 WIB
Diwakili GPK Macan Roban, Warga Desa Ketanggan Datangi KIT Batang, Bahas Jalan hingga Isu Prostitusi
Senin 08-06-2026,19:00 WIB
TR Kapolri Turun, Operasi Patuh Candi 2026 Ditunda. Kasat Lantas : Apel Pasukan Diganti Jamdan
Senin 08-06-2026,19:53 WIB
Warga Poncol Kota Pekalongan Geger, Pria 38 Tahun Ditemukan Terluka Parah di Kamar Kos
Senin 08-06-2026,22:00 WIB
Operasi Patuh 2026 Ditunda, Tapi Razia Knalpot Brong dan Balap Liar Tetap Gencar
Terkini
Selasa 09-06-2026,15:03 WIB
Disway Top Regional Leader Awards 2026: Cek Daftar Kepala Daerah Pemenang di Sini
Selasa 09-06-2026,11:00 WIB
Kereeen! Aisyiyah Kota Tegal Syiar Islam Lewat Budaya di Mall
Selasa 09-06-2026,10:30 WIB
Perawatan Taman Kota Semarang Butuh Rp2 Miliar per Tahun, Ini Strategi Pemkot untuk Mengatasinya
Selasa 09-06-2026,10:00 WIB
Usulan Perbaikan Jalan dan Pengembangan Wisata Songgo Langit di Bucu Jepara Mencuat di Ngopi Bareng
Selasa 09-06-2026,09:24 WIB