Tiga Rumah di Tegal Ambruk Hingga Satu Orang Terluka, PMI Beri Bantuan
BANTUAN - PMI Kabupaten Tegal memberikan bantuan uang dan sembako kepada rumah warga yang ambruk di Kecamatan Warureja, Jumat (20/2/2026).--
SLAWI, diswayjateng.com – Derasnya hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Tegal dalam sepekan terakhir benar-benar membawa petaka. Tiga rumah warga di dua kecamatan dilaporkan ambruk diterjang cuaca ekstrem.
Di tengah kepedihan para korban, tangan kemanusiaan dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tegal bergerak cepat menyalurkan bantuan.
Bantuan pertama diserahkan kepada Rosadi, warga RT 08 RW 08 Desa Balapulang Wetan, Kecamatan Balapulang, Kamis (19/2/2026). Rumah miliknya ambruk setelah hujan deras mengguyur pada Rabu (18/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
Ketua PMI Kabupaten Tegal, Iman Sisworo, menyerahkan langsung bantuan berupa uang tunai Rp1.000.000 dan paket sembako, disaksikan Sekdes dan Ketua RT setempat.
“Bencana ini murni akibat hujan deras yang mengguyur cukup lama. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, namun korban sempat mengalami luka dan harus mendapat perawatan,” ujar Iman, Minggu (22/2/2026).
Rosadi sempat dilarikan ke RSUD dr. Soeselo karena kakinya tertimpa reruntuhan bangunan. Meski kini kondisinya membaik, kerugian ditaksir lebih dari Rp7 juta.
“Kami hadir untuk meringankan beban. Semoga bantuan ini bisa membantu kebutuhan mendesak korban,” tambah Iman.
Belum reda keprihatinan di Balapulang, musibah serupa juga terjadi di Dukuh Demangharja RT 03 RW 04 Desa Banjarturi, Kecamatan Warureja. Dapur rumah milik Tarisah roboh diterjang hujan deras pada Selasa (7/2/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.
PMI Kabupaten Tegal kembali menyalurkan bantuan berupa uang tunai Rp1.500.000 dan paket sembako. Penyerahan dilakukan langsung oleh Iman Sisworo, disaksikan pengurus PMI Kecamatan Warureja dan Pj Kepala Desa Banjarturi.
Namun suasana penyerahan bantuan terasa haru. Saat tim PMI datang, Tarisah tidak berada di rumah. Ia tengah mengurus pemulangan jenazah anak keduanya yang baru berusia 4 tahun, yang meninggal dunia usai menjalani operasi di sebuah rumah sakit di Pekalongan.
“Kami sangat prihatin. Di saat tertimpa musibah rumah roboh, beliau juga sedang berduka atas wafatnya anak tercinta. Semoga keluarga diberi ketabahan,” tutur Iman dengan nada lirih.
Kerugian akibat ambruknya dapur rumah tersebut ditaksir lebih dari Rp7 juta.
Masih di Kecamatan Warureja, bantuan juga disalurkan kepada Rudi Hartono, warga Dukuh Sukalila RT 04 RW 03 Desa Sukareja. Dapur rumahnya roboh akibat hujan deras pada Minggu (15/2/2026) pukul 22.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: