Pabrik Busa Chengqi Industrial Indonesia Jepara Kembali Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 3 Miliar
Kebakaran kali kedua kembali melanda di PT Chengki Industrial Indonesia di Desa--
JEPARA, diswayjateng.com - Kebakaran hebat kembali melanda gudang busa PT Chengki Industrial Indonesia di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara. Dalam peristiwa kebakaran kedua kalinya ini, pabrik setempat mengalami kerugian sekitar Rp3 miliar.
Informasi yang diperoleh disway Jateng menyebutkan, kebakaran yang terjadi pada Rabu (11/3/2026) malam, diduga akibat kebocoran gas elpiji.
Percikan api merembet ke mesin dan menyambar tumpukan bahan busa yang berada dalam gudang. Dalam hitungan menit, kobaran api langsung menghanguskan bangunan gedung.
Tim pemadam dan mobil damkar langsung bergerak mendatangi lokasi pabrik. Mereka langsung melakukan pemadaman.
"Kebakaran terjadi di gudang penyimpanan busa, " ujar Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Albertus Kurniawan yang dihubungi wartawan.
Menurut Kurniawan, kebakaran dipicu akibat kebocoran gas elpiji yang menyambar mesin dan bahan busa, sehingga api cepat membesar.
Sedangkan kawasan yang terbakar, kata Kurniawan, diperkirakan mencapai 40 x 60 meter persegi. Tumpukan material busa yang mudah terbakar, membuat api cepat menyebar dan mempersulit proses pemadaman.
"Sebanyak 26 personel pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengendalikan api," terang Kurniawan.
Untuk mempercepat pemadaman kobaran api, Tim Damkar juga mengerahkan sejumlah armada pemadam dari berbagai pos untuk mempercepat penanganan. 
Warga melihat kebakaran yang melanda gudang busa PT Chengki di Jepara.--
Bantuan Arnada unit Damkar yang dikirimkan meliputi 3 unit dari Pos Mako 113, satu unit dari Pos Kalinyamatan, satu unit dari Pos Bangsri. Selanjutnya, bantuan armada dari PT ELS dan PT Sukun.
Dari pantauan diswayjateng, proses pemadaman api berlangsung cukup lama. Sebab banyaknya material mudah terbakar dengan kobaran api yang membumbung tinggi di dalam gudang.
Selama lebih dari tiga jam, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB. Dalam kejadian itu dilaporkan tidak ada korban jiwa.
Sedangkan kerugian material akibat kebakaran, diperkirakan sekitar Rp3 miliar. Tim gabungan masih melakukan pendataan, serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Sebelumnya, kebakaran juga sempat melanda PT Chengqi Industrial Indonesia pada Sabtu, 17 Januari 2026. Akibatnya, dua pekerja mengalami luka bakar dan dilarikan ke rumah sakit.
Bahan baku yang mudah terbakar membuat api berkobar dengan hebat. Kepulan asap pekat terlihat dari kejauhan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: