Jaga Warisan Sejarah RA Kartini, Dekranasda Jepara Tanam Bunga Kantil

 Jaga Warisan Sejarah RA Kartini, Dekranasda Jepara Tanam Bunga Kantil

Pengurus Dekranasda Jepara tanam bunga kantil di area belakang Pendopo RA. Kartini.-arief pramono/diswayjateng.id-

JEPARA, diswayjateng.id- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jepara melakukan aksi penanaman bunga kantil di area belakang Pendopo RA. Kartini. Kegiatan ini sebagai upaya merawat jejak sejarah dan nilai-nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini.

Selain itu, juga diklaim bentuk penghormatan terhadap warisan budaya dan simbol kasih sayang, yang ditinggalkan tokoh emansipasi perempuan Indonesia tersebut.

Sebelum menanam bunga kantil, diawali pembacaan doa ungkapan syukur dan penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan Kartini. Aksi utama yakni prosesi penanaman bunga kantil oleh Ketua Dekranasda Jepara, Ella Witiarso Utomo didampingi Inez Hajar serta pengurus Dekranasda lainnya.

Bunga kantil bukan sekadar tanaman hias. Dalam sejarahnya, R.A. Kartini memiliki kedekatan emosional dengan bunga ini. Ia menanam pohon kantil di halaman depan kamar ibunya di Jepara. Hal itu sebagai bentuk cinta dan penghormatan kepada sang bunda. 

Bagi Kartini, bunga kantil merupakan simbol kasih sayang yang tulus kepada keluarga. Serta pengingat akan nilai-nilai kelembutan dan keteguhan seorang perempuan.

“Penanaman ini bukan hanya seremonial semata. Kami ingin menghidupkan kembali nilai-nilai yang diwariskan Kartini. Bunga kantil ini menjadi simbol cinta dan kasih sayang beliau terhadap keluarganya dan kini kami harap bisa menjadi simbol cinta kepada masyarakat Jepara,” ujar Ella Witiarso.

Ella menekankan pentingnya pelestarian simbol-simbol sejarah sebagai jembatan antara masa lalu dan masa kini. Semangat Kartini yang mekar seperti bunga kantil, harus senantiasa tumbuh dalam diri perempuan-perempuan Jepara masa kini. 

“Semoga penanaman bunga ini tidak hanya menjadi penghormatan terhadap masa lalu, tapi juga menjadi penyemangat baru bagi generasi perempuan Jepara untuk terus berkembang dan membawa perubahan positif di lingkungan mereka,” terang Ella Witiarso.

Dengan kegiatan ini, diharapkan generasi muda Jepara tidak hanya mengenal Kartini dari buku sejarah saja. Namun dapat merasakan kehadiran nilai-nilai perjuangannya secara nyata di tengah kehidupan sehari-hari. 

“Bunga kantil yang harum dan sederhana, menjadi pengingat bahwa dari hal kecil yang penuh kasih sayang, perubahan besar bisa tumbuh dan menginspirasi banyak orang,” paparnya. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait