Gerak Cepat, Polres Tegal Kota Amankan Pelaku Kerusuhan DPRD
MENDATA - Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mendata dan memberi peringatan agar para pelaku tidak melakukan aksi anarkis lagi di Mapolres Tegal Kota.Foto: Meiwan Dani R/diswayjateng.id--
TEGAL, diswayjateng.id - Polres Tegal Kota bergerak cepat merespons kerusuhan yang terjadi di Gedung DPRD Kota Tegal, aksi massa yang berujung ricuh itu mengakibatkan perusakan sejumlah ruangan dan penjarahan barang inventaris kantor dewan.
Tak hanya gedung DPRD, Mapolres Tegal Kota dan sejumlah polsek serta pos pelayanan kepolisian juga sempat menjadi sasaran dan aksi perusakan.
Kapolres Tegal Kota AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, polisi telah mengamankan belasan orang yang diduga ikut terlibat dalam aksi anarkis tersebut.
Yang memprihatinkan, mayoritas dari mereka masih di bawah umur dan bukan warga Kota Tegal.
BACA JUGA:Polres Tegal Kota Ajak Warga Pasang Bendera Merah Putih
BACA JUGA:Polres Tegal Kota Gelar Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Margadana
“Dari hasil pemeriksaan, mereka melakukan berbagai aksi, mulai dari pelemparan hingga menjarah barang inventaris serta fasilitas publik,” ujar Kapolres AKBP Putu Krisna.
Kapolres menekankan bahwa insiden tersebut bukan kegiatan penyampaian aspirasi, melainkan murni aksi anarkis.
“Tindakan semacam ini adalah pelanggaran hukum dan pasti akan diproses sesuai aturan,” tegasnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam bertindak dan tidak mudah terprovokasi.
BACA JUGA:Operasi Patuh Candi 2025 Polres Tegal Kota Berakhir, 1.631 Pelanggar Ditindak
BACA JUGA:Si Propam Polres Tegal Kota Kawal Ketat Operasi Patuh Candi 2025
“Anak muda harus lebih bijak menyikapi situasi dan tidak terprovokasi. Jangan sampai merugikan diri sendiri maupun masyarakat. Mari jaga Kota Tegal tetap aman,” ujarnya.
Sementara itu, setelah proses pendataan dengan pendampingan orang tua, ada sekitar 21 pelaku yang diamankan. Kebanyakan para remaja, setelah pendataan, mereka dipulangkan ke keluarganya masing-masing.
Polisi memberi peringatan keras agar mereka tak lagi terlibat aksi anarkis. Sejumlah barang hasil jarahan pun berhasil diamankan dan dikembalikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

