Kanopi Pasar Trayeman Tegal Roboh, DPRD Minta Jangan Tunggu Korban

Kanopi Pasar Trayeman Tegal Roboh, DPRD Minta Jangan Tunggu Korban

RAPAT - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Muhammad Alfian Adipradana (kiri) saat memimpin rapat dengan dinas terkait, di ruang komisi, baru-baru ini.--

SLAWI, diswayjateng – Peristiwa robohnya bagian gongsol atau kanopi atap di Pasar Trayeman memantik perhatian DPRD Kabupaten Tegal. Meski tak menimbulkan korban jiwa, dewan meminta perbaikan segera dilakukan agar kejadian serupa tak terulang.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal, Muhammad Alfian Adipradana, menegaskan bahwa kerusakan sekecil apa pun di bangunan publik tidak boleh dianggap sepele.

“Kalau tidak segera diperbaiki, ini bisa mengancam keselamatan pedagang maupun pengunjung. Jangan sampai kita bergerak setelah ada korban,” tegas Alfian, Senin. 2 Maret 2026.

Politisi muda Partai Golkar itu mengingatkan, usia bangunan pasar yang sudah lebih dari tiga dekade membuat pengawasan dan perawatan harus lebih intensif. Menurutnya, kerusakan yang dibiarkan berlarut-larut bisa berdampak pada bagian bangunan lain.

BACA JUGA:Fraksi PKB DPRD Tegal Menyusuri Tanah Bergerak di Desa Padasari, Seperti Desa Mati

BACA JUGA:Soal Bullying, Anggota DPRD Tegal Bakhrun Angkat Suara

“Bangunan yang rusak kalau dibiarkan bisa merembet. Apalagi Pasar Trayeman ini sudah lebih dari 30 tahun berdiri. Perlu perhatian serius agar tidak semakin rapuh,” ujarnya.

Pasar terbesar di Slawi itu setiap hari menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Ribuan pedagang dan pembeli berinteraksi di dalamnya. Karena itu, Alfian menilai langkah antisipasi jauh lebih penting ketimbang penanganan setelah kejadian.

“Memang yang roboh bukan bangunan utama, tapi tetap saja ini fasilitas umum. Dinas terkait harus mengantisipasi sebelum terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan,” imbuhnya.

Diberitakan sebelumnya, bagian gongsol atau kanopi atap pasar tersebut roboh pada Selasa, 24 Februari 2026 sore. Beruntung, saat kejadian kondisi pasar sudah relatif sepi sehingga tidak ada pedagang maupun pengunjung yang terdampak.

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Tegal, Imam Rudy Kurnianto, memastikan bahwa yang roboh bukan atap utama bangunan.

BACA JUGA:DPRD Tegal Dorong Ranperda Infrastruktur Jalan, Tegaskan Komitmen Perbaikan Layanan Publik

BACA JUGA:Kasus TBC Mengkhawatirkan, DPRD Tegal Desak Sosialisasi Dimassifkan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: