Sego Kethek Diperebutkan Warga dalam Tradisi Sesaji Rewanda di Semarang 

Sego Kethek Diperebutkan Warga dalam Tradisi Sesaji Rewanda di Semarang 

Warga berebut Sego Kethek, makanan tradisi saat sesaji Rewanda di Area Goa Kreo.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, Diswayjateng.comSego kethek kembali diperebutkan warga dalam tradisi Sesaji Rewanda yang digelar di kawasan Gua Kreo, Kota Semarang, Sabtu 28 Maret 2026. Sajian khas tersebut diketahui menjadi daya tarik utama, sehingga kerumunan warga tidak terhindarkan saat Sego kethek mulai dibagikan. 

 

Dalam prosesi tersebut, sego kethek dibagikan kepada masyarakat yang hadir setelah rangkaian ritual selesai dilaksanakan. Sego kethek disebut-sebut diyakini membawa berkah, sehingga keberadaannya selalu ditunggu dan diperebutkan setiap tahun. 

 

Antusiasme warga terlihat sejak pagi, ketika sego kethek mulai disiapkan hingga akhirnya dibagikan. Sego kethek menjadi buruan karena dipercaya dapat menghadirkan keberuntungan bagi siapa saja yang berhasil mendapatkannya. 

 

Di tengah keramaian, sego kethek berhasil diamankan oleh sebagian warga, sementara lainnya harus rela tidak kebagian. Sego kethek yang dibungkus daun jati itu pun langsung dikonsumsi di lokasi oleh penerimanya. 

 

Salah satu warga, Sukartini (50), mengaku rutin menghadiri tradisi tersebut setiap tahun. Ia menyebut keberuntungan kerap dirasakan setelah mengonsumsi sego kethek. 

 

“Setiap tahun saya ke sini, kadang dapat, kadang juga tidak. Makan sego kethek ini biar berkah,” ujar Sukartini. 

 

Selain diyakini membawa berkah, sego kethek juga dinilai memiliki cita rasa khas. Isiannya yang sederhana dinilai cukup mengenyangkan setelah mengikuti rangkaian acara. 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: