Libur Lebaran 2025, Sampah Rumah Tangga Menurun dan Sampah Pasar Kisaran 80-90 Ton per-Hari

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga Pramushinta (kiri). Foto : Nena Rna Basri--
SALATIGA, diswayjateng.id - Libur Lebaran 2025, sampah rumah tangga di Salatiga mengalami penurunan. Sementara, sampah pasar tradisional masih sama dengan hari-hari biasa kisaran 80-90 ton per hari.
Plt Kepala Dinas LH Kota Salatiga Pramushinta mengatakan, penurunan sampah selama H+1 libur lebaran 2025 ini diprediksi karena mudik tahun ini lebih berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya pasca COVID-19.
"Untuk sampah rumah tangga di masa Idul Fitri ini terdapat 10% angkanya tidak terlalu signifikan hampir sama dengan tahun lalu, cenderung menurun," kata Pramushinta, Selasa 1 April 2025.
Begitu juga dengan sampah pasar tradisional di Salatiga, diakui dia, di momen libur Lebaran 2025 ini masih sama antara 80 sampai 90 ton dibandingkan tahun lalu pun hari-hari biasanya.
BACA JUGA: Wapres Gibran Mudik ke Solo Saat Lebaran, Tampung Aspirasi Warga dan Bagikan Sembako
BACA JUGA: Meriahnya Lomban Batang 2025, Tradisi Syawalan Adu Cepat Dayung Perahu Tradisional
Untuk seluruh sampah pasar tradisional di Salatiga, DLH Kota Salatiga sampai saat ini masih mengelolanya menjadi pupuk dengan sistem olahan 'Control Renville'.
Dan kepada masyarakat, Pramushinta kembali mengimbau untuk memisah sampah sebelum di buang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) do Ngronggo, Argomulyo, Salatiga.
"Mana sampah yang masih dapat dimanfaatkan seperti karton, plastik dipisahkan atau dipilah terlebih dahulu. Kesadaran ini menjadi penting untuk mengurangi beban TPA Ngronggo," imbuhnya.
Sebelumnya, Selama libur Lebaran 2025 Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga mengerahkan 72 orang tenaga kebersihan yang piket saat libur dan bertugas di empat kecamatan di Salatiga.
BACA JUGA: Auto Cair Rp20 Juta! Ini 5 Aplikasi Pinjol Langsung Cair ke Seabank yang Aman dan Terpercaya
BACA JUGA: Cara Daftar Menjadi Creator Capcut, Bisa Dapat Tambahan Uang Rp2,7 Juta Setiap Bulan
Ia kembali menegaskan, besaran peningkatan sampah selama libur lebaran 2025 tertinggi saat ini masih didominasi (sampah) berasal dari rumah tangga.
"Sampah kurang lebih setara hitungan matematika itu satu orang 0,5 kg per hari yang merupakan sampah rumah tangga. Sedangkan, sampah pasar tradisional menurun karena kegiatan di pasar banyak yang libur," ucapnya
Sebelumnya, selama libur lebaran 2025 Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga mengerahkan 72 orang tenaga kebersihan yang piket saat libur lebaran 2025 dan bertugas di empat kecamatan di Salatiga.
Puluhan tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup Kota Salatiga, diakui Pramushita telah bekerja sejak bulan Ramadan sampai dengan usai libur lebaran 2025.
BACA JUGA: Kendarai Motor Patroli, Kapolres Pantau Langsung Malam Takbir di Wilayah Hukum Polres Semarang
BACA JUGA: Ruas Tol Semarang Seksi A, B, dan C Jalur Strategis Mudik Lebaran di Jawa Tengah
Tidak adanya jadwal libur karena merupakan tanggung jawab bersama petugas kebersihan.
"Dan kami memberlakukan sistem rotasi. Sehingga, 72 orang petugas sampah ini akan bertugas sampai dengan H+ 7 lebaran," imbuhnya.
Seluruh petugas kebersihan ini tidak hanya berada di titik-titik rawan sampah tapi juga di Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Dimana, tenaga di TPS bekerja sesuai dengan tanggungjawab.
Dan ke-72 tenaga kebersihan ini mendapatkan honor tambahan selama piket selama libur lebaran 2025.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: