Dikepung Bencana Alam, Wabup Jepara Fokus Warga Korban Banjir dan Tanah Longsor

Wabup Hajar meninjau lokasi bencana banjir dan tanah longsor -arief pramono/diswayjateng.id-
JEPARA, diswayjateng.id - Bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Jepara, Minggu 23 Maret 2025 pagi, memantik reaksi jajaran Pemkab Jepara. Mereka pun meninjau lokasi bencana di Desa Sumberejo, Kecamatan Donorejo terdampak banjir besar hingga merendam rumah warga.
Tinjauan banjir dan tanah longsor itu dilakukan Wakil Bupati (Wabup) Jepara, Ibnu Hajar. Ia didampingi kepala dinas terkait, BPBD, Baznas serta PMI Jepara, memberikan bantuan korban bencana.
Bantuan meliputi obat-obatan, sembako serta dapur umum. Tujuannya membantu keperluan sahur dan berbuka puasa bagi warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.
Peninjauan ini bertujuan melihat kondisi terkini, serta melakukan langkah-langkah yang harus diambil terhadap warga yang terdampak bencana.
BACA JUGA:Bazar Gerakan Pangan Murah di Kota Pekalongan Banjir Pengunjung
BACA JUGA:Anggota DPRD Kota Tegal Muslim Konsisten Cari Solusi Tangani Banjir
"Sudah dari tadi malam tim BPBD Jepara langsung bergerak cepat menuju lokasi banjir, dan langsung menyediakan dapur umum untuk memfasilitasi warga yang sedang menjalankan ibadah puasa," ujar Gus Hajar, Senin 24 Maret 2025.
Setelah meninjau kondisi di Desa Sumberejo, Wabup Hajar melanjutkan perjalanan ke lokasi bencana di Desa Tanjung yang terdampak tanah longsor. Di desa tersebut, sekitar lima rumah mengalami kerusakan akibat longsoran tanah.
Masing-masing rumah menerima bantuan sembako dan uang tali asih, sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap korban bencana.
Pemkab Jepara berkomitmen memberikan bantuan dan memastikan pemulihan pascabencana berjalan lancar. Penanganan cepat dan koordinasi antara berbagai instansi terkait, diharapkan meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: