Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan Tol, PT TMJ Dukung Operasi Penertiban ODOL

Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Jalan Tol, PT TMJ Dukung Operasi Penertiban ODOL

MEMERIKSA : Petugas gabungan saat memeriksa kelengkapan surat kendaraan muatan di Rest Area KM 429 A Ungaran Ruas Jalan Tol Semarang-Solo. Foto : Ist/ Nena Rna Basri--

SEMARANG, diswayjateng.id - PT Trans Marga Jateng (TMJ) dukung pelaksanaan operasi penertiban kendaraan Over Dimension Over Load (ODOL), Jum'at 28 Februari 2025.

Kegiatan guna meningkatkan kenyamanan pengguna jalan tol serta memastikan infrastruktur jalan tol dalam kondisi optimal itu, bersama Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, BPTD Wilayah X Provinsi Jateng dan DIY, Sub Detasemen Polisi Militer (Denpom) 433, serta instansi terkait di Ruas Jalan Tol Semarang-Solo.

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Prajudi mengatakan, Operasi ini menjadi langkah strategis dalam mengurangi potensi kecelakaan.

"Sekaligus mengurangi kerusakan jalan akibat kendaraan yang melebihi kapasitas muatan dan dimensi yang telah ditetapkan," ungkap Prajudi. 

BACA JUGA: Selama Ramadan 1446 H, Program Makan Bergizi Gratis di Grobogan Tetap Berjalan dengan Sejumlah Perubahan

BACA JUGA: Angin Kencang, Satu Rumah di Grobogan Roboh, 50 Rumah Gentengnya Berhamburan

Ia mengungkapkan, operasi penertiban ODOL dilaksanakan di Rest Area KM 429 A Ungaran Ruas Jalan Tol Semarang-Solo pada tanggal 26-27 Februari 2025.

Prajudi memastikan, TMJ berkomitmen mendukung dijalankannya operasi serupa secara berkala demi menciptakan lingkungan jalan tol yang lebih aman, nyaman, dan tertib. 

BACA JUGA: Pelajar Terlibat Lakalantas di Sambungmacan, Satu MD dan Satu Kritis

BACA JUGA: Promo Awal Tahun, Mitsubishi Fuso Berikan Diskon untuk Perawatan Kendaraan Niaga

"Melalui sinergi dengan berbagai pihak, diharapkan kepatuhan terhadap regulasi lalu lintas semakin meningkat, sehingga seluruh pengguna jalan dapat menikmati perjalanan yang lebih lancar dan selamat," ujar Prajudi.

Lebih jauh ia memaparkan, operasi ODOL ini menitik kendaraan yang membawa muatan berlebih. 

BACA JUGA: Sidak Hanggar Basket Senilai Rp4,7 miliar, Komisi IV DPRD Sragen Desak BPK Segera Turun

BACA JUGA: Astra Motor Jateng Luncurkan EV Terbaru, Honda ICON e: dan Honda CUV e: Resmi Mengaspal di Jateng

"Tidak hanya membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya, keberadaan ODOL juga mempercepat degradasi infrastruktur jalan tol, yang pada akhirnya berdampak pada meningkatnya biaya perawatan jalan," ujarnya.

Prajudi berharap, adanya operasi ODOL mampu menekan angka pelanggaran kendaraan berat yang selama ini menjadi salah satu penyebab utama kecelakaan dan kerusakan jalan tol.

Sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan, PT Trans Marga Jateng terus melakukan optimalisasi layanan operasional jalan tol. 

BACA JUGA: Ratusan Pengemudi Ojol Demo di Kantor Gubernur Jateng, Tuntut Hapus Layanan Merugikan

BACA JUGA: Perkuat Persaudaraan, Astra Motor Jateng Rayakan Hari Pers Nasional 2025 bersama Jurnalis Semarang

Masyarakat diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan saldo uang elektronik mencukupi.

"Serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan dan kelancaran perjalanan," imbuhnya.

Sementara itu,  petugas habungan yang mendatangi satu persatu kendaraan berat memeriksa kelengkapan dokumen serta surat-surat pengemudi hingga surat jalan dari perusahaan. 

Hal ini dilakukan untuk memastikan kendaraan yang melintas di Jalur Tol khususnya Trans Jawa telah sesuai ketentuan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: