6 Penyebab Perut Buncit yang Jarang Diketahui

Inilah 6 Penyebab Perut Buncit yang Jarang Diketahui -Tangkapan layar diswayjateng.id-
diswayjateng.id - Perut buncit dapat disebabkan oleh berbagai kebiasaan sehari-hari yang tidak sehat, selain faktor usia dan genetika. Meskipun sering dianggap sepele, kondisi ini dapat berisiko bagi kesehatan. Kenali beberapa penyebab perut buncit berikut ini.
Penyebab perut buncit tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya berbagai masalah kesehatan, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dan hipertensi. Oleh karena itu, penting untuk mengubah kebiasaan yang dapat menyebabkan perut buncit.
BACA JUGA:5 Cara Menghilangkan Lemak Perut dengan Tepat
BACA JUGA:8 Minuman Ampuh untuk Mengecilkan Perut Buncit, Apa Saja?
Faktor Penyebab yang Meningkatkan Risiko Perut Buncit
Berdasarkan kutipan dari Alodokter, berikut adalah beberapa kebiasaan yang mungkin tanpa disadari berkontribusi pada perut buncit:
1. Stres yang berlebihan
Tuntutan dari pekerjaan, masalah dalam keluarga, atau beban tagihan yang menumpuk dapat menyebabkan stres. Penting untuk diingat bahwa stres juga dapat berkontribusi pada terjadinya perut buncit.
Saat mengalami stres, kadar hormon kortisol dalam tubuh akan meningkat. Kadar kortisol yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan lemak di area perut dan memperbesar ukuran sel-sel lemak.
Bagi sebagian orang, stres juga dapat memicu kebiasaan makan berlebihan, terutama makanan yang tinggi gula dan lemak. Inilah yang menjelaskan mengapa stres dapat berkontribusi pada perut buncit.
2. Konsumsi Makanan Tinggi Kalori
Salah satu penyebab utama perut buncit adalah pola makan yang mengandung kalori, gula, dan lemak tinggi. Makanan seperti fast food, daging olahan, gorengan, minuman manis, es krim, dan kue dapat menyebabkan perut membuncit.
Jika tidak diimbangi dengan aktivitas fisik yang cukup, kalori berlebih dari makanan tersebut dapat terakumulasi menjadi lemak, terutama di area perut. Penelitian menunjukkan bahwa asupan gula yang tinggi dapat mengurangi laju metabolisme dan pembakaran lemak dalam tubuh.
3. Kurang tidur
Mereka yang sering begadang atau mengalami kurang tidur memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami obesitas atau perut buncit. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa individu yang kurang tidur cenderung lebih mudah mengalami kenaikan berat badan dan kesulitan dalam menjaga berat badan ideal.
Oleh karena itu, disarankan bagi orang dewasa untuk mendapatkan tidur yang cukup, sekitar 7–8 jam setiap malam. Jika Anda mengalami kesulitan tidur, cobalah untuk menerapkan jadwal tidur yang teratur dan praktikkan kebiasaan tidur yang baik.
BACA JUGA:6 Faktor Penyebab Perut Buncit dan Cara Mengatasinya
BACA JUGA:7 Buah untuk Mengecilkan Perut Buncit secara Efektif
4. Kurangnya Aktivitas Fisik
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: