Pasar Kreatif Lasem Terancam Tutup, Separuh Pedagang Pilih Tak Berjualan

Pasar Kreatif Lasem Terancam Tutup, Separuh Pedagang Pilih Tak Berjualan

Kondisi Pasar Kreatif Lasem yang semakin sepi pengunjung. Hampir semua para pedagang memilih menutup rukonya karena sepi.-Istimewa/diswayjateng.id-

REMBANG, diswayjateng.id - Kondisi Pasar Kreatif Lasem terancam tutup, saat ini sangat sepi pengunjung. Bahkan, pedagang di pasar tersebut cenderung memilih menutup ruko lantaran kondisinya yang sangat sepi.

Pemkab Rembang sampai saat ini belum menemukan solusi daya ungkit untuk meningkatkan kunjungan masyarakat ke Pasar Kreataif Lasem.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha kecil dan Menengah (Dindagkop dan UMK) Kabupaten Rembang, M Mahfudz megatakan pihaknya masih mencari cara bagaimana meramaikan Pasar Kreatif Lasem tersebut.

"Memang pengunjung sangatlah sepi sekali, itu yang saat ini kami pikirkan," ujar M Mahfudz ketika dihubungi, Jumat 15 November 2024.

BACA JUGA:Karyawan PT KRI Diduga Lakukan Penganiayaan ke Warga Desa Jurangjero Blora, Buntut Protes Pencemaran Udara

BACA JUGA:Mengurus Administrasi Kependudukan, Kini Warga Blora Tak Perlu Datang ke Kantor Dindukcapil

Pihaknya juga mengakui, lantaran sepinya Pasar Kreatif Lasem, para pedagang memilih menutup rukonya.

Meski begitu, lanjutnya, masih ada juga beberapa pedagang yang masih bertahan di Pasar Kreatif Lasem. Namun separuh dari jumlah pedagang di Pasar Kreatif Lasem memilih menutup ruko.

"Masih ada hampir 40 pedagang yang masih bertahan, jika ditotal jumlah pedagang disitu (Pasar Kreatif Lasem) capai 80 pedagang," ujarnya.

Pihaknya hingga kemarin masih berusaha untuk kembali membangkitkan kondisi Pasar Kreatif Lasem.

BACA JUGA:2.995 Buah Pemasangan Alat Peraga Kampanye di Rembang Nabrak Aturan

BACA JUGA:Tingkatkan Kreatifitas Digital, Siswa dan Guru di SMPN 2 Tunjungan Diberi Pelatihan Dasar AI

Salah satunya yakni di 2025 mendatang pihak Pemkab Rembang akan menambahkan pusat kuliner di Pasar Kreatif Lasem.

Sebagai upaya untuk meningkatkan jumlah kunjungan ke pasar tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: