PGRI Kabupaten Tegal Beri Santunan Keluarga Guru Desa Padasari
Ketua PGRI Kabupaten Tegal berikan santunan kepada guru korban bencana tanah bergerak Desa Padasari. --
SLAWI, disway jateng - Kepekaan sosial terhadap bencana alam tanah bergerak yang menimpa warga dan dunia pendidikan di Desa Padasari Kecamatan Jatinegara menggugah empati pengurus PGRI Kabupaten Tegal.
Di tengah masih diberlakukannya masa tanggap darurat, pengurus PGRI berkesempatan mendatangi pos pengungsian untuk menyerahkan bantuan sembako dan santunan untuk keluarga guru terdampak.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Tegal, Satiyo SPd MM menyatakan dari hasil pengalangan dana yang dilakukan pengurus telah diwujudkan dalam bentuk sembako dan langsung diserahkan ke pos pengungsian Desa Padasari.
BACA JUGA:Padasari Tegal Masuk Zona Merah, 863 Rumah Rusak dan Ribuan Warga Mengungsi
BACA JUGA:Hunian Sementara Warga Desa Padasari Tegal Mulai Dimatangkan
"Pemberian santunan berupa sembako diwujudkan dalam bentuk beras sebanyak 5 kuintal, mie instan 20 dus, dan telur sebanyak 5 peti," ujarnya Selasa 10 Januari 2026
Selain bantuan sembako, pihaknya juga menyerahkan santunan untuk keluarga guru terdampak yang selama ini menjalankan tugas mengajar di lokasi bencana.
"Bantuan santunan keluarga guru terdampak kami berikan pada 3 orang guru. Masing - masing penerima mendapatkan santunan senilai Rp 3 juta," terangnya.
BACA JUGA:Bangunan Sekolah Ambruk, Disdikbud Kabupaten Tegal Tempuh Langkah Regroping SDN 01 Padasari
BACA JUGA: Hari Kelima Bencana Tanah Bergerak Padasari Tegal, 464 Rumah Rusak dan 2.425 Orang Mengungsi
Ditegaskan bahwa pengurus PGRI Kabupaten Tegal berupaya selalu aktif menunjukkan kepedulian terhadap bencana tanah bergerak melalui aksi cepat tanggap dan penyaluran bantuan.
"Aksi nyata ini merupakan perwujudan kepedulian organisasi terhadap guru, tenaga kependidikan, dan masyarakat umum yang terdampak bencana," ungkapnya
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: