Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Maksimalkan Pengentasan Anak Putus Sekolah

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Maksimalkan Pengentasan Anak Putus Sekolah

KOORDINASI - Kepala Dinas Dikbud bersama Kabid Pembinaan PAUD Dikdas membahas percepatan pengentasan anak putus sekolah.Foto:Yeri Noveli/jateng.disway.id--

DISWAYJATENG, SLAWI - Upaya memaksimalkan pengentasan anak putus sekolah terus dilakukan Dinas Pendidikan dan Kebudayaam (Dikbud) sejak tahun 2019 hingga akhir tahun 2024 mendatang. Lewat program Yuh  Sekolah Maning, saat ini tersisa 3.942 jumlah anak yang belum terdata dan akan diikuitkan dalam program tersebut dengan target bidikan 500 anak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal Fakihurochim SSos MM  didampingi Kabid Pembinaan PAUD Dikdas Umi Faizah memenyatakan, pada tahun 2019. Pihaknya melaksanakan penuntasan  Anak Putus Sekolah (APS)  sebanyak 6.765 orang sampai sekarang. 

BACA JUGA:UPPKA di Kabupaten Pemalang Mengikuti Sertifikasi Halal

Dari jumlah tersebut, jumlah anak yang mau sekolah melalui program Yuh Sekolah Maning dari 2019 hingga 2023 sebanyak 2.923 orang. Menyisakan jumlah anak yang belum terdata sebanyak 3.842 anak. 

“Kami targetkan 500 anak bisa tertangani tahun ini," ujarnya.

Untuk capaian penuntasan anak putus sekolah sampai tahun 2023 baru 43 persen. Hal ini banyak kendala dan hambatan yang memengaruhi capaian  yang diinginkan bersama. Banyak anak putus sekolah yang berada di luar Kabupaten Tegal. Orang tuanya melarang anaknya sekolah  karena masih dituntut harus membantu bekerja. 

BACA JUGA:Ratusan Nanas Madu di Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang Dibuat Menjadi Selai

“Hingga minimnya dukungan kades  dalam memberi motovasi mengajak warganya yang putus sekolah," cetusnya.

Untuk tahun ini, pendataan program Yuh Sekolah Maning akan digulikan hingga akhir April 2024 untuk dipersiapkan mengikuti tahun ajaran baru. 

"Penjaringan anak putus sekolah dilakukan oleh gabungan penilik, PKBM dan Fatayat NU," ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: