Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Kamar Kos Sragi Pekalongan
Polisi saat mengamankan jasad pria tewas di kamar kos Sragi Pekalongan-Polres Pekalongan -
PEKALONGAN, diswayjateng.com – Warga Dukuh Kentung, Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi, Kabupaten PEKALONGAN, digegerkan dengan penemuan seorang pria paruh baya yang tewas di dalam kamar kosnya, Selasa (10/2/2026).
Korban diketahui bernama Wari (55), warga Kecamatan Siwalan, yang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan posisi meringkuk di lantai kamar.
Peristiwa tersebut diketahui warga sekitar pukul 11.00 WIB. Kecurigaan warga bermula ketika korban tidak kunjung keluar kamar untuk mengambil pesanan makanan tradisional “kluban” yang telah dipesannya sehari sebelumnya, ke pedagang tak jauh dari rumah kosnya.
Pemilik warung di depan kos korban, Casdumi (46), sempat mengetuk pintu kamar kos namun tidak mendapat respons.
Merasa ada yang aneh, Casdumi kemudian meminta bantuan Darji (56) untuk melakukan membuka kamar kos tersebut. Warga sempat kesulitan membuka pintu kamar kos korban, karena pintu kamar terkunci dari dalam.
Warga kemudian memanjat kursi dan mengintip melalui ventilasi di atas pintu. Dari situ, korban terlihat sudah tidak bergerak dengan posisi meringkuk di atas lantai kamar. Humas Polres Pekalongan, Ipda Warsito, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut.
Setelah menerima laporan dari perangkat desa, petugas Polsek Sragi langsung mendatangi lokasi kejadian.
"Benar ada penemuan mayat di dalam kamar kos di wilayah Sragi. Korban ditemukan dalam posisi meringkuk di kamar berukuran 3x3 meter. Kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, sehingga warga harus mengecek melalui ventilasi sebelum akhirnya pintu dibuka paksa," ungkap Ipda Warsito, Selasa (10/2/2026) sore.
Petugas Polsek Sragi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama Unit Identifikasi Polres Pekalongan serta tim medis dari Puskesmas Sragi 1.
Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui mengenakan kaos oblong panjang berwarna abu-abu dan celana pendek bermotif kotak-kotak. Di sekitar tubuh korban, petugas juga menemukan berkas riwayat medis dari RSUD Kajen, serta sebuah gelas dan termos.
"Saat ditemukan, korban mengenakan kaos oblong panjang warna abu-abu dan celana pendek motif kotak-kotak. Di samping tubuh korban, ditemukan berkas riwayat medis dari RSUD Kajen serta gelas dan termos," tambah Ipda Warsito.
Berdasarkan pemeriksaan luar oleh tim medis Puskesmas Sragi 1, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 3 hingga 5 jam sebelum ditemukan.
Terkait adanya darah yang keluar dari area mata korban, tim medis menjelaskan hal tersebut disebabkan pecahnya pembuluh darah akibat penyakit kronis.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Berdasarkan riwayat medis di TKP dan keterangan pihak keluarga, korban memang mengidap komplikasi penyakit jantung, gula darah, dan hipertensi," tegas Warsito.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: