Perwakilan OKP dan Mahasiswa di Kabupaten Brebes Deklarasi Pemilu Damai

Perwakilan OKP dan Mahasiswa di Kabupaten Brebes Deklarasi Pemilu Damai

KOMPAK - Puluhan perwakilan OKP dan BEM Mahasiswa di Kabupaten Brebes kompak mendeklarasikan Pemilu damai ntihoaks.Foto:Syamsul Falaq/jateng.disway.id--

DISWAYJATENG, BREBES - Puluhan perwakilan Organisasi Kepemudaan dan mahasiswa di Kabupaten Brebes, kompak mendeklarasikan Pemilu damai. Bahkan, komitmen tersebut kompak dibacakan dalam sosialisasi Pemilu 2024 untuk Deklarasi Pemilu damai dan Anti Hoaks di Aula Kantor Kesbangpol Brebes. Kegiatan tersebut, menghadirkan perwakilan pengurus BEM, GMNI, HMI, PMII, KNPI, IPM, GP Ansor dan lainnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Brebes M Sodiq menjelaskan, kegiatan mengundang perwakilan OKP dan mahasiswa bertujuan memberikan edukasi sekaligus pemahaman. Khususnya, terkait pentingnya peran aktif, partisipasi elemen masyarakat dalam mengawal pelaksanaan Pemilu damai, lancar dan sukses. Sebab, OKP dan mahasiswa menjadi bagian generasi milenial paling aktif menggunakan media sosial. Termasuk, datang ke TPS pada 14 Februari 2024 untuk menggunakan hak pilihnya.

BACA JUGA:Polres Tegal Patroli Bersepeda Dialogis Jelang Pemilu

"Harapannya, setelah mendeklarasikan diri mendukung Pemilu Damai 2024 semua OKP dan mahasiswa ikut aktif mencegah disinformasi dan hoaks dalam semua konten media sosial," ungkapnya kepada awak media.

Manfaat partisipasi aktif OKP dan mahasiswa, lanjut Sodiq, bisa menjadi sumber informasi sekaligus penyebarluasan. Yakni, pemetaan konflik dan kepentingan, provokasi, money politik maupun praktik kecurangan. Sehingga, sinergitas dan partisipasi masyarakat dan OKP serta mahasiswa menjadi ujung tombaknya. Dengan begitu, isu SARA, radikalisme, intoleransi dan pemetaan titik rawan konflik bisa lebih diminimalisir.

BACA JUGA:Bawaslu Kabupaten Pemalang Tertibkan APK yang Ada di Jalur Larangan

"Agar pengetahuan dan referensi deklarasi pemilu damai cegah hoaks, narasumber dari Bawaslu dan Intelkam Polres Brebes turut dihadirkan untuk memberikan pemahaman," terangnya.

Sementara itu,  Jufron, 21, perwakilan GMNI sekaligus perwakilan deklarasi pemilu damai 2024 dan anti Hoaks mengaku, sangat antusias sekaligus mendukung program edukasi terkait upaya mewujudkan pemilu damai. Terlebih, langkah antisipatif dalam mencegah penyebaran informasi hoax sangat penting untuk menghindari konflik. Caranya, semua OKP serta mahasiswa harus lebih teliti dan cermat dalam merespon informasim yakni, menyaring terlebih dulu sebelum menge-share semua informasi yang berpotensi mengandung hoaks.

BACA JUGA:Usia Produktif Mendominasi Penderita Depresi dan Gangguan Psikologis di Kabupaten Brebes

"Selain berprinsip netral dan tidak memihak, OKP dan mahasiswa juga bebas menentukan pilihannya dalam pilpres dan pileg. Karena yang terpenting, tidak berlebihan dalam mendukung dengan komitmen menciptakan suasana pemilu yang aman damai lancar dan kondusif," pungkasnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: