Ada Galian, Warga Danawarih Kabupaten Tegal Khawatir Terjadi Erosi dan Longsor

Ada Galian, Warga Danawarih Kabupaten Tegal Khawatir Terjadi Erosi dan Longsor

GALIAN - Pekerja mulai melakukan penggalian.--

SLAWI (DiswayJateng) – Kegiatan galian tanah di wilayah Desa Danawarih, Kecamatan Balapulang, tepatnya di sebelah selatan Makam Ki Gede Sebayu disoal warga sekitar.

 

Warga khawatir terjadi kerusakan lingkungan dan erosi di wilayah tersebut. Selain itu, kegiatan itu dinilai menganggu pengguna jalan.

 

Salah satu warga yang juga tokoh masyarakat setempat, Gus Mujib Hasyim Djamhari, mengkhawatirkan kegiatan tersebut.

 

Pengasuh Pondok Pesantren Dzikrul Ghofilin Al Hasyimiyah Desa Danwarih itu mengatakan bahwa kegiatan galian batu dan urug tersebut dirasakan sangat mengganggu masyarakat dan pengguna jalan atau wisatawan yang hendak ke Makam Ki Gede Sebayu. 

 

”Yang kami dengar kegiatan itu perataan. Tapi yang terjadi malah galian. Kami sudah pernah mengajak komunikasi kepada pemilik galian, tetapi mereka tetap menjalankan aktivitas seperti biasa, membawa material. Ini jelas menganggu pengguna jalan Desa Sangkanjaya. Meski ada izin perataan, tapi kami menduga belum ada izin laik jalan,” ungkapnya kemarin.

 

Pihaknya juga khawatir kegiatan tersebut merusak lingkungan dan terjadi erosi. Sementara di wilayah itu juga ada Makam Ki Gede Sebayu yang merupakan pendiri Kabupaten Tegal. Dimana setiap saat banyak orang atau wisatawan yang hendak ziarah ke makam tersebut.

 

”Jelas sangat menggagu aktiitas pengguna jalan atau wisatawan religi,” keluhnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: