Gedung Perpustakaan di Kudus Bernilai Belasan Miliar Rupiah Resmi Beroperasi
Prosesi pengukuhan Bunda Literasi Kecamatan, Desa dan Bunda Literasi Kelurahan di Kudus. --
Joko menegaskan, komitmen pemerintah pusat mendukung pembangunan literasi di daerah. Yakni melalui penguatan sarana dan prasarana perpustakaan.
“Pemerintah pusat terus mendorong pembangunan dan pengembangan perpustakaan di daerah, karena kecakapan literasi merupakan fondasi utama pembangunan manusia, " terang Joko.
Menurut Joko, literasi yang kuat akan melahirkan masyarakat yang adaptif, kritis dan berdaya saing.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris menyampaikan, peran Bunda Literasi sangat strategis menumbuhkan minat baca, khususnya di kalangan anak-anak dan remaja
Menurut Endah, Bunda Literasi diharapkan menjadi ikon dan penggerak agar anak-anak dan remaja gemar membaca dan menulis
"Literasi bukan hanya tentang buku, tetapi tentang membangun cara berpikir, memberi inspirasi, dan mencetak generasi emas yang cerdas serta berwawasan luas,” ungkapnya.
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kudus, Mutrikah menambahkan, pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan Umum ini didukung oleh Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik.
Menurut Mutrikah, anggaran bersumber dari Perpustakaan Nasional RI. Selain itu, ditambah APBD Kabupaten Kudus melalui Dinarpus Kudus Tahun Anggaran 2025.
Mutrikah menjelaskan, gedung perpustakaan ini terdiri dari empat bangunan utama. Meliputi ruang baca umum dan referensi, ruang multimedia dan pertemuan.
"Ada juga ruang baca remaja, serta ruang baca anak. Seluruh fasilitas dirancang untuk mendukung layanan literasi yang inklusif dan berkelanjutan,” jelas Mutrikah.
Dengan hadirnya gedung layanan perpustakaan dan penguatan peran Bunda Literasi hingga tingkat desa, Pemkab Kudus berharap budaya literasi semakin tumbuh, merata, dan menjadi bagian dari budaya masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:








