RS Sarkies Aisyiyah Kudus Diserbu Ratusan Ambulans dan Wartawan, Ternyata Ini Pemicunya
Ratusan ambulans memenuhi halaman parkir RS Sarkies Aisyiyah Kudus--
KUDUS, diswayjateng.id- Ratusan mobil ambulance dari berbagai lembaga dan layanan kesehatan di KUDUS dan wilayah sekitarnya, datang beramai ramai ke Rumah Sakit Sarkies ‘Aisyiyah KUDUS.
Kedatangan ratusan ambulan ini bukannya untuk merujuk para pasien dalam kejadian luar biasa (KLB). Ternyata kehadiran mereka tengah mendapat pembekalan pertolongan dasar, agar pasien tertangani dengan baik sebelum sampai di rumah sakit
Kegiatan Gathering Driver Rujukan dan Wartawan bertema “Ramadan Berkah, Pengabdian Tanpa Lelah” ini, diikuti oleh para driver ambulans dari berbagai lembaga. Selain itu, mengundang sejumlah wartawan.
Keberadaan driver ambulan dan wartawan selama ini menjadi mitra rumah sakit, dalam pelayanan kesehatan serta penyebaran informasi akurat kepada masyarakat.
"Para driver ambulans memiliki peran penting dalam sistem rujukan pasien, terutama saat menghadapi kondisi kegawatdaruratan di lapangan," ujar Wakil Direktur Pelayanan RS Sarkies ‘Aisyiyah Kudus, dr Guntur Aryo Puntodewo.
Guntur menyebut, driver ambulans sering menjadi pihak pertama yang berinteraksi langsung dengan pasien sebelum tiba di rumah sakit. Karena itu, pemahaman tentang penanganan awal pasien sangat dibutuhkan.
“Mereka sering membawa pasien dalam kondisi darurat. Karena itu, penting bagi mereka memahami langkah-langkah pertolongan dasar agar pasien bisa tertangani dengan baik sebelum sampai di rumah sakit,” terang Guntur.
Terkait materi yang diberikan kepada ratusan driver ambulana, berupa materi Bantuan Hidup Dasar (BHD) bagi awam. Materi dan praktek ini disampaikan dr Fahmi Suhandinata.
"BHD merupakan tindakan darurat pertolongan pertama pada kondisi henti jantung atau henti napas, yang bertujuan menjaga aliran darah dan suplai oksigen ke tubuh, " papar Fahmi.
Menurut Fahmi, teknik yang umum digunakan dalam BHD adalah Resusitasi Jantung Paru (RJP). Dalam pelatihan itu, juga dijelaskan tahapan penanganan korban secara sistematis.
Tahapan tersebut mulai dari memastikan keamanan di sekitar korban, mengecek respons korban dan memanggil bantuan. Selain itu, mengecek nadi dan pernapasan, hingga melakukan tindakan kompresi dada, membuka jalan napas, serta memberikan napas buatan.
Setelah itu, peserta juga diajarkan mengulangi siklus tindakan tersebut hingga korban mendapatkan pertolongan medis lanjutan. 
Gathering driver rujukan dan wartawan di RS Sarkies Aisyiyah Kudus. --
Para driver ambulans yang diundang dalam agenda gathering, berasal dari berbagai lembaga dan layanan ambulans.
Kehadiran driver ambilans yakni dari dari LazisNU, Lazismu, ambulans desa, klinik, hingga rumah sakit yang selama ini sering berkoordinasi dengan RS Sarkies ‘Aisyiyah Kudus dalam proses rujukan pasien.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: