“Namun yang tahap awal kita menggarap yang agak lebih ringan ini daerah Kesepuhan. Kesepuhan itu rob-nya relatif bisa dikendalikan,” ujar Budhi.
Pada tahap awal, pemerintah menargetkan sekitar lima hektare lahan untuk dikembangkan.
Lahan tersebut akan melibatkan beberapa kelompok pembudidaya setempat. Pemerintah tidak mengambil alih pengelolaan tambak, tetapi memberikan dukungan awal berupa benih dan pendampingan.
Dislutkan Batang telah mengajukan bantuan benih nila salin. Bantuan tersebut diharapkan dapat direalisasikan pada Oktober 2026.
“Kita sekitar 5 hektare mungkin, mau kita bantu dulu 5 hektare beberapa kelompok di situ. Nah, kita bantu benih ikan nila salin,” katanya.
Budhi menegaskan, pengembangan awal tersebut bukan proyek pembangunan kawasan secara penuh oleh pemerintah.
Kelompok pembudidaya tetap menjadi pihak yang mengusahakan lahannya. Pemerintah berperan memberikan dukungan sesuai kebutuhan awal pengembangan.
“Itu non-program ya. Itu kita kerja sama dengan pelaku budidaya sana. Mereka yang mengusahakan, kita hanya bantuan benih saja. Dan mereka juga antusias,” jelasnya.
Program tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama Dislutkan Batang dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Sebelumnya, kerja sama itu dilakukan melalui demplot bio salin dan nila salin. Hasil kegiatan tersebut kemudian menjadi salah satu dasar untuk menyiapkan pengembangan budidaya nila salin di kawasan yang terdampak rob.
“Untuk kami dari Dislutkan, ini dalam rangka menindaklanjuti kegiatan dengan BRIN, yaitu demplot bio salin dan nila salin,” ujar Budhi.
Panen Sekitar 90 Hari
Nila salin dipilih karena teknologi budidayanya dinilai relatif sederhana.
Ikan tersebut juga mampu beradaptasi pada kondisi air dengan kadar salinitas tertentu. Hal ini membuatnya dinilai cocok untuk dikembangkan di kawasan pesisir.
Budhi menyebut pengalaman budidaya di daerah lain menunjukkan nila salin dapat dipanen sekitar tiga bulan.
“Kalau di sana itu tiga bulan sudah bisa dipanen. Kemarin umur 90 hari saja sudah besarannya 200 gram,” katanya.
Bobot tersebut sudah mendekati ukuran ikan konsumsi.