“Kita mengawasi semua. Kita bersama-sama mengawasi supaya pelaksanaan MBG ini bisa betul-betul bisa dikonsumsi dengan baik oleh penerima manfaat yang membutuhkan,” ujar Trenggono.
Sidak SPPG Bawang dilakukan di tengah proses penanganan dan investigasi dugaan keracunan MBG di Kabupaten Batang. Karena itu, temuan mengenai prosedur pengolahan, fasilitas dapur, distribusi makanan dan kecukupan personel menjadi bagian penting untuk ditelusuri lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan BGN di SPPG Bawang belum secara otomatis menetapkan penyebab dugaan keracunan. Penentuan penyebab kejadian tetap membutuhkan hasil investigasi dan pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak berwenang.
BGN selanjutnya akan melakukan evaluasi terhadap SPPG Bawang serta memperkuat pengawasan terhadap SPPG lain agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai prosedur dan memperhatikan keamanan makanan bagi penerima manfaat.