BATANG, diswayjateng.id – Minggu pagi biasanya identik dengan olahraga, kulineran, atau sekadar jalan-jalan di Car Free Day. Di Batang, ada pilihan lain yang lebih tenang: berhenti sejenak dari layar dan membuka halaman buku.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang membawa mobil perpustakaan keliling ke Car Free Day setiap pekan. Layanan ini memberi kesempatan warga membaca buku tanpa harus datang ke gedung perpustakaan.
“Setiap minggunya pasti ada yang datang dan lumayan ramai, terutama anak-anak dan keluarga,” kata Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batang, Nikmatun Nazilah, Minggu 9 Agustus 2026.
Konsepnya sederhana. Warga cukup datang ke mobil perpustakaan, memilih buku, kemudian membacanya di lokasi.
BACA JUGA: Ingin Gen Z Melek Politik, Ketua PPP Batang Minta PAC Jujur Bermedsos
BACA JUGA: Kombes Pol Warsono Resmi Nahkodai Polresta Batang
Koleksinya tidak hanya ditujukan untuk anak-anak. Buku dewasa dan buku umum juga tersedia untuk masyarakat yang ingin memanfaatkan waktu luangnya dengan membaca.
Namun, buku-buku tersebut hanya boleh dibaca di tempat. Pengunjung belum bisa membawa pulang koleksi yang dipilih dari layanan perpustakaan keliling di Car Free Day.
Layanan dibuka mulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Waktunya dibuat beriringan dengan aktivitas warga yang menikmati suasana Car Free Day pada Minggu pagi.
Di antara berbagai koleksi, buku anak-anak menjadi bacaan yang paling banyak diminati.
BACA JUGA: Bupati Batang Jemput Trans Jateng 2028, Integrasikan KEK Industropolis dengan Wisata
BACA JUGA: Batang Fair Merdeka Tutup Jalan Veteran 9 Hari, Dishub Mengaku Belum Terima Permohonan Izin
Kehadiran keluarga membuat mobil perpustakaan keliling tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga ruang interaksi antara anak dan orang tua.
Nikmatun mengatakan pihaknya juga membawa koleksi buku baru. Buku-buku tersebut diperkenalkan kepada masyarakat melalui layanan perpustakaan keliling.
Selain membaca, masyarakat dapat berkonsultasi dengan petugas. Dengan begitu, pengunjung tidak sekadar mengambil buku, tetapi juga dapat meminta informasi terkait layanan perpustakaan.