Dari Desa Tombo, IPeKB Batang Jangkau 17 Keluarga Berisiko Stunting

Kamis 30-07-2026,13:47 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

Kolaborasi seperti itu, menurutnya, harus terus diperkuat. Sinergi antarlembaga diyakini mampu mempercepat peningkatan kualitas kesehatan keluarga. Dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang.

Momentum HUT ke-19 IPeKB juga diisi dengan pemotongan tumpeng. Prosesi tersebut menjadi ungkapan syukur atas perjalanan organisasi. Selama 19 tahun, IPeKB mendampingi program kependudukan dan keluarga berencana.

Kepala DP3AP2KB Kabupaten Batang, Joko Prasetijo, memimpin langsung kunjungan tersebut. Ia didampingi jajaran penyuluh KB dan perangkat desa. Mereka juga berdialog dengan keluarga penerima.

Joko mengatakan kunjungan langsung menjadi bagian dari upaya memastikan program berjalan efektif. 

"Kami berharap bantuan ini tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi masyarakat untuk terus menerapkan pola hidup sehat, memenuhi kebutuhan gizi keluarga, dan bersama-sama mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batang,"ujarnya.

Ia menegaskan pencegahan stunting membutuhkan komitmen bersama. Pemerintah daerah terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak. Organisasi profesi menjadi salah satu mitra strategis.

Kategori :