Kasus Dugaan Keracunan MBG Bawang Batang Capai 521 Pasien
Wakil Bupati Batang Suyono saat menjenguk korban dugaan keracunan MBG Bawang di RSUD Batang, Jumat 25 September 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono -
BATANG, diswayjateng.id – Jumlah warga yang diperiksa setelah dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Bawang, Kabupaten BATANG, mencapai 521 orang.
Data tersebut merupakan pembaruan Dinas Kesehatan Kabupaten Batang hingga Jumat 25 September 2026 pukul 13.00 WIB.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi menyebut dari total 521 pasien, sebanyak 173 orang dirujuk untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, sebanyak 326 orang tercatat menjalani rawat jalan. Sebanyak 23 orang lainnya masih menjalani rawat inap di Puskesmas Bawang.
BACA JUGA: Kantor DP3AP2KB Batang Dinilai Tak Lagi Layak, Diusulkan Rehab Berat
"Update hari Jumat, 25 September 2026 pukul 13.00 WIB, jumlah pasien 521, rujuk 173, rawat jalan 326, rawat inap Puskesmas Bawang 23," kata Ida dalam pembaruan data tersebut.
Selain penanganan di Puskesmas Bawang, pasien juga mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Batang.
Data Dinkes Batang mencatat terdapat 66 orang di RSUD Batang yang masih masuk dalam pembaruan penanganan pasien. Kemudian, terdapat 41 orang di RSUD Limpung dan 11 orang di Puskesmas Subah.
Sementara itu, Puskesmas Gringsing 1 tercatat menangani lima orang. Puskesmas Bandar 1 tidak mencatat pasien dalam pembaruan tersebut.
BACA JUGA: Godok Mental Atlet, Biliar Batang Targetkan 2 Emas Porprov Jateng
BACA JUGA: Korban Dugaan Keracunan MBG Capai 411 Orang, DPRD Batang Panggil Dinkes hingga Satgas
Dengan demikian, fasilitas kesehatan yang tercantum dalam pembaruan Dinkes meliputi RSUD Batang, RSUD Limpung, Puskesmas Subah, Puskesmas Gringsing 1, dan Puskesmas Bandar 1, selain Puskesmas Bawang.
Jumlah Pasien Bertambah
Angka terbaru tersebut menunjukkan jumlah warga yang diperiksa meningkat dibanding data sebelumnya. Sebelumnya, Wakil Bupati Batang Suyono menyampaikan data hingga Kamis 24 September 2026 malam pukul 21.30 WIB mencapai 498 orang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: