Pengelola SPPG Bawang Minta Maaf, Operasional Off Usai Dugaan Keracunan MBG

Pengelola SPPG Bawang Minta Maaf, Operasional Off Usai Dugaan Keracunan MBG

SPPG Bawang dari Yayasan Bela Batang Sejahtera di Kecamatan Bawang, Kamis 24 September 2026 -Disway Jateng/ Bakti Buwono-

BATANG, diswayjateng.id – Pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bawang, Kabupaten BATANG, menyampaikan permintaan maaf setelah 276 orang diduga mengalami gangguan kesehatan usai mengonsumsi makanan Makan Bergizi Gratis (MBG).

Permintaan maaf disampaikan Tutut Wahyuningsih, perwakilan Yayasan Bela Batang Sejahtera selaku yayasan pengelola SPPG Bawang.

Tutut mengatakan, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada anak-anak penerima manfaat yang terdampak serta masyarakat.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua anak-anak penerima manfaat yang kena dampak,” kata Tutut, Kamis 24 September 2026.

BACA JUGA: Dari IGD hingga Selasar RSUD Batang, Bupati Faiz Cek Korban Dugaan Keracunan MBG

BACA JUGA: Kabar Korban Meninggal Keracunan MBG Beredar, Dinkes Batang Pastikan Hoaks

Ia mengatakan, kejadian tersebut berada di luar perkiraan dan keinginan pihak pengelola. Tutut juga menegaskan pihaknya belum dapat memastikan penyebab gangguan kesehatan yang dialami para penerima manfaat.

“Kita mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut Tutut, pengelola masih melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program MBG di SPPG Bawang.

Karena proses tersebut masih berjalan, pihak yayasan belum dapat memastikan langkah berikutnya terkait operasional dapur.

BACA JUGA: Kesaksian Warga Bawang Batang, Sisa MBG Anak Dimakan Ibu hingga Keracunan

BACA JUGA: BREAKING NEWS! Dugaan Keracunan Menu MBG, Puluhan Siswa dan Warga Dirujuk ke RSUD Limpung dan Batang

“Kita belum bisa menjawab sekarang,” kata Tutut.

Menu yang Sama Sudah Dua Kali Dibagikan

Tutut menjelaskan, menu MBG yang dibagikan pada saat kejadian terdiri atas nasi putih, olahan telur, tahu, sayuran, dan buah anggur.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait