Fistula ani lebih sering terjadi pada laki-laki, 12,3 kasus per 100.000 populasi dibanding dengan 5,6 kasus per 100.000 populasi pada perempuan. Karena faktor hormon androgen dan lebih kuatnya tonus otot sfingter ani pada pria.
DATA EPIDEMIOLOGI - Infografis terkait data epidemiologi seputar fistula ani. (Artificial Intelligence/Achmad Fazeri)--
Sedangkan di Indonesia, belum ada data Epidemiologi nasional terkait fistula ani. Menurut studi yang dilakukan Kurniawan N dan Handaya Y di RSUP dr. Sardjito pada tahun 2010 - 2014, fistula ani lebih banyak terjadi pada pria daripada wanita dengan usia terbanyak berkisar 30 - 40 tahun.
Berbagai Inovasi yang Memudahkan Peserta JKN
Tak hanya setara dengan pasien umum, peserta JKN bisa menikmati berbagai inovasi layanan. Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Grobogan, Wisnu Sukardi menyampaikan, ada dua kategori layanan program JKN, yaitu tatap muka dan non tatap muka.
"Untuk tatap muka ada kantor cabang, BPJS Keliling, dan Mall Pelayanan Publik (MPP). Kemudian non tatap muka, paling banyak diminati itu ada Mobile JKN, Pandawa, terbaru Virtual Office Layanan Peserta (Viola)," terang Wisnu ketika aku temui di kantornya, Kamis (9 Juli 2026).
Wisnu menjelaskan, Viola merupakan layanan melalui zoom oleh pemerintah desa bekerjasama dengan BPJS Kesehatan setempat. Layanan digital ini mulai gencar disosialisasikan sejak akhir tahun 2025 hingga sekarang.
Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Grobogan, Wisnu Sukardi. (Achmad Fazeri/Disway Jateng)--
"Jadwal Viola di Grobogan, setiap Rabu dan Kamis, pukul 09.00 - 11.00 WIB. Selasa dan Jumat, pukul 13.00 - 15.00 WIB. Nah, Senin, 13 Juli 2026 nanti, ada launching Lanuri secara serentak se-Indonesia, yaitu Layanan di Ujung Negeri," sebutnya.
Dalam peluncuran Lanuri, sekaligus Quick Win Direksi BPJS Kesehatan, yang aku ikuti via siaran live streaming Youtube di ruang rawat inap Edelweis 7 RSUD Ki Ageng Selo, Senin (13 Juli 2026), Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito menjelaskan latar belakang terkait layanan tersebut.
"Sejak terbentuknya tahun 2014 sampai sekarang atau selama 12 tahun, BPJS Kesehatan telah menjangkau 98,6 persen Universal Health Coverage (UHC). Cakupan tersebut akan kami jadikan perlindungan untuk peserta aktif yang saat ini baru mencapai 80,6 persen. Sementara di RPJMN ditetapkan 83,5 persen, yang ingin kami capai pada tahun 2029," jelasnya.
Untuk mewujudkan hal itu, Prihati melanjutkan, ada tantangan besar yang harus dihadapi, yakni luasnya wilayah Indonesia yang sebagian terdiri dari kepulauan. BPJS Kesehatan pun berinisiatif menghadirkan Lanuri, sebuah komitmen untuk mendekat ke masyarakat, khususnya di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
PEMAPARAN - Tangkapan layar dari live streaming Youtube saat Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito menyampaikan pemaparan dalam peluncuran Layanan di Ujung Negeri (Lanuri) dan Quick Win Direksi BPJS Kesehatan di Jakarta, Senin (13/7/2026).--
"Dengan semangat tidak boleh ada satupun peserta JKN yang tertinggal dalam mendapatkan layanan kesehatan," tegasnya.
Lanuri dijalankan melalui dua program, yaitu Viola serta BPJS Keliling. Lanuri sudah dilakukan di 514 kabupaten yang tersebar di 558 titik seluruh Indonesia. Rinciannya, BPJS Keliling hadir di 179 titik, dengan jumlah peserta yang memperoleh layanan 3.580 orang. Adapun Viola hadir di 379 titik dan telah melayani 7.580 peserta.
"Dengan demikian, hari ini ada 11.160 peserta JKN yang secara langsung mendapat layanan melalui pelaksanaan Lanuri," katanya.