Disdikbud Kota Tegal Gelar Workshop Inovasi Pengembangan Sekolah, DPRD Tekankan Penguatan SDM Pendidikan
WORKSHOP - Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal, Tengku Rayhan Makarim, Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Disdikbud Kota Tegal, Listiana Kusuma Wardani, dan kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pada workshop inovasi pengembangan se-MEIWAN DANI RISTANTO/RADAR TEGAL-
TEGAL, diswayjateng.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal menggelar Workshop Inovasi Pengembangan Sekolah Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital. Kegiatan berlangsung selama dua hari, di Riez Palace Hotel Kota Tegal, Kamis-Jumat (23–24/7/2026).
Workshop diikuti 46 peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan perwakilan satuan pendidikan jenjang TK, SD, SMP, serta Pendidikan Nonformal di Kota Tegal. Kegiatan menghadirkan narasumber dari Universitas PGRI Semarang yang membahas strategi pengembangan sekolah serta inovasi pembelajaran berbasis digital.
Pelaksanaan workshop merupakan bagian dari program kerja Disdikbud Kota Tegal Tahun Anggaran 2026 yang bertujuan meningkatkan kompetensi kepala sekolah dalam mengembangkan inovasi di satuan pendidikan.
Selain memperkuat kemampuan menyusun program pengembangan sekolah, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya budaya inovasi, kolaborasi, dan pembelajaran berkelanjutan.
BACA JUGA:Dorong Capaian SDGs Global, UPS Tegal Gelar Konferensi Internasional Hybrid ICONS dan ICEDES 2026
BACA JUGA:Gandeng PKBM, Pemkab Tegal Jaring 323 Anak Putus Sekolah
Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPTK) Disdikbud Kota Tegal, Listiana Kusuma Wardani, berharap hasil workshop dapat melahirkan berbagai inovasi yang dapat diterapkan di masing-masing sekolah, sekaligus memperkuat jejaring kolaborasi antarsatuan pendidikan.
Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Kota Tegal, Tengku Rayhan Makarim, yang hadir dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa penguatan sumber daya manusia (SDM) harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan sektor pendidikan.
Menurutnya, peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kepemimpinan sekolah harus didahulukan sebelum pembangunan infrastruktur pendidikan dilakukan secara lebih luas.
"Fokus saya adalah di SDM-nya. Setelah SDM kuat, barulah kita benahi fasilitas fisiknya," ujarnya.
BACA JUGA:SMAN 2 Tegal Deklarasi Sekolah Berintegritas dan Ramah Anak di HAN 2026
BACA JUGA:SMPN 3 Adiwerna Tegal Sukses Gelar MPLS Ramah 2026
Rayhan menilai keberhasilan pembangunan pendidikan hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antara legislatif, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan. Ia mengajak seluruh sekolah di Kota Tegal untuk saling berbagi inovasi dan praktik baik sehingga tidak ada kesenjangan kualitas pendidikan antar satuan pendidikan.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap berbagai inovasi yang telah dilakukan sejumlah sekolah di Kota Tegal, seperti SMP Negeri 16 Tegal dan PABIKA, serta mendorong sekolah lain untuk aktif membangun kolaborasi lintas institusi.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:










