Peningkatan kualitas hunian juga didukung kemudahan akses pembiayaan.
BRI Cabang Batang menjadi salah satu mitra utama pengembang dalam penyaluran KPR subsidi.
Pimpinan BRI Cabang Batang Marodung Enrico William didampingj Consumer Business Manager Arie Budi Prasetyo, mengatakan kebutuhan rumah terus meningkat seiring bertambahnya kawasan industri.
Karena itu, BRI memperkuat kolaborasi dengan sekitar 40 developer di Kabupaten Batang.
Langkah tersebut bertujuan memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak.
Arie menjelaskan BRI tidak hanya mempercepat proses pembiayaan.
Bank juga memastikan setiap kredit tetap memenuhi prinsip kehati-hatian.
Pemeriksaan kemampuan membayar dan riwayat kredit dilakukan sebelum akad.
Apabila seluruh persyaratan terpenuhi, proses akad dapat diselesaikan sekitar dua hari.
Kolaborasi tersebut memberikan manfaat bagi seluruh pihak.
Masyarakat memperoleh akses pembiayaan lebih mudah.
Pengembang mendapat kepastian proses pencairan.
Sementara sektor properti terus tumbuh mengikuti meningkatnya permintaan hunian.
Perubahan itu terlihat dari meningkatnya jumlah keluarga muda yang memilih membeli rumah dibanding mengontrak.
Mereka memanfaatkan penghasilan dari kawasan industri untuk membangun aset jangka panjang.
Rumah subsidi pun berubah menjadi simbol optimisme baru masyarakat Batang.