Pengembang bahkan menyiapkan wahana mini zoo sebagai sarana edukasi keluarga.
Area swafoto turut dibangun untuk menambah ruang interaksi warga.
Fasilitas tersebut dahulu identik dengan perumahan komersial.
Kini konsep serupa mulai hadir pada rumah subsidi.
Persaingan antardeveloper mendorong peningkatan kualitas pelayanan.
Hunian tidak lagi hanya mengutamakan harga terjangkau.
Kenyamanan keluarga juga menjadi perhatian utama.
Aryo mengatakan perubahan kebutuhan masyarakat ikut memengaruhi konsep pembangunan.
Calon pembeli kini tidak sekadar mencari rumah murah.
Mereka juga mempertimbangkan lingkungan tempat membesarkan anak.
Fasilitas sosial menjadi salah satu faktor penentu sebelum mengambil keputusan membeli rumah.
Fenomena serupa dirasakan Sempu Residence.
Admin Sempu Residence, Elsa Nurhaliza, mengatakan permintaan rumah subsidi meningkat tajam sejak kawasan industri berkembang.
Menurutnya, banyak konsumen berasal dari pekerja muda yang ingin memiliki rumah pertama.
Sebagian bahkan memesan unit sebelum pembangunan selesai.
Kondisi tersebut mendorong pengembang terus meningkatkan kualitas kawasan perumahan.