Usung Materi AI dan Coding, 40 Guru Ikut Lokakarya Pembelajaran Digital di Kota Tegal

Usung Materi AI dan Coding, 40 Guru Ikut Lokakarya Pembelajaran Digital di Kota Tegal

PEMBUKAAN - Kepala Disdikbud Dewi Umaroh, Anggota DPRD Kota Tegal Tengku Rayhan Makarim, Kabid PPTK Listiana Kusuma Wardhani, Narasumber Kapten Belajar.id Provinsi Jawa Tengah Fakhrudin Sujarwo saat pembukaan lokakarya pembelajaran digital di Hotel Primer-MEIWAN DANI RISTANTO/RADAR TEGAL-

TEGAL, diswayjateng.idDinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal bergerak cepat menjawab tantangan era teknologi dengan menggelar lokakarya pembelajaran digital. Kegiatan peningkatan kompetensi ini diikuti oleh 40 guru berprestasi dan berkompeten yang mewakili jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Berlangsung di Hotel Primer Kota Tegal pada, Kamis 26 Juni 2026, lokakarya ini mengusung tema “Inovasi Pembelajaran Transformatif Berbasis Digital”. 

Agenda strategis ini turut dihadiri oleh Kepala Disdikbud Dewi Umaroh, Anggota DPRD Kota Tegal Tengku Rayhan Makarim, Kabid PPTK Listiana Kusuma Wardhani, serta Narasumber Kapten Belajar.id Provinsi Jawa Tengah, Fakhrudin Sujarwo.

Dorong Pola Pikir Pengajaran Berpusat pada Siswa

Kepala Disdikbud Kota Tegal, Dewi Umaroh, menjelaskan bahwa lokakarya pembelajaran digital guru di Kota Tegal ini bertujuan utama memicu perubahan pola pikir (mindset) dan pendekatan mengajar. 

BACA JUGA:Cara Disdikbud Perkuat Penanganan Anak Berkebutuhan Khusus Kota Tegal Jenjang SD-SMP

BACA JUGA:Update Penolakan Tempat Hiburan Malam di Margadana Tegal: Warga Buka Opsi Class Action

Guru diharapkan beralih dari metode konvensional yang berpusat pada guru (teacher-centered) menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa (student-centered). Langkah ini krusial mengingat generasi peserta didik saat ini tumbuh besar di era digital.

"Jika guru tidak dibekali kemampuan yang memadai dalam hal pemanfaatan teknologi, dikhawatirkan akan tertinggal dari pemahaman siswanya sendiri," tegas Dewi Umaroh.

Materi Kurikulum: Dari Coding hingga Kecerdasan Buatan (AI)

Materi yang disajikan dalam pelatihan ini mengacu pada Program Prioritas Digitalisasi Pembelajaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). 

Guna memastikan kualitas pelatihan, Disdikbud menghadirkan tenaga ahli dari Kapten Belajar ID serta Komunitas Pengembang Digitalisasi Pembelajaran.

BACA JUGA:Pelatihan Potong Rambut WBP Lapas Tegal: Bekal Mandiri Pasca-Bebas

BACA JUGA:Suara Langit di Balik Penolakan Tempat Hiburan Malam di Tegal

Selama kegiatan, para peserta dibekali kemampuan teknis yang meliputi:

  • Penggunaan papan tampilan interaktif digital.
  • Pemanfaatan platform pembelajaran daring (seperti Ruang Murid dan Rumah Pendidikan).
  • Pengenalan dasar pemrograman (coding).
  • Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

Menanggapi implementasi kurikulum khusus kecerdasan buatan AI, Dewi menambahkan bahwa materi tersebut sudah diselaraskan ke dalam arah pengembangan pendidikan nasional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait