DPRD Batang Sentil Program MBG Usai Jenguk Balita Gizi Buruk asal Gringsing

Jumat 15-05-2026,06:48 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

Tofani juga mengingatkan adanya sejumlah persoalan yang sempat muncul dalam pelaksanaan MBG di beberapa wilayah.

Ia mencontohkan temuan makanan yang tidak higienis hingga kasus keracunan yang sempat mencuat dan menjadi perhatian publik.

“Jangan asal-asalan karena kemarin ada temuan makanan yang terdapat lalat dan hal-hal seperti itu jangan sampai terulang,” ujarnya.

Menurutnya, program sebesar MBG harus dijaga kualitasnya agar tidak kehilangan kepercayaan masyarakat.

Selain soal kualitas makanan, Tofani juga menyoroti pentingnya keterlibatan tenaga ahli gizi dalam penyusunan menu makanan.

Ia menilai penyusunan makanan bergizi tidak bisa dilakukan sembarangan karena membutuhkan perhitungan kandungan nutrisi yang tepat.

“Jangan menggunakan orang yang bukan ahli gizi karena penyusunan menu harus benar-benar sesuai kebutuhan tubuh,” katanya.

Kasus Zafran juga disebut menunjukkan lemahnya pemantauan kesehatan anak di lingkungan sekitar.

Berdasarkan informasi rumah sakit, balita tersebut diketahui sudah tidak terpantau kegiatan posyandu sejak usia lima bulan.

Kondisi itu membuat penurunan kesehatan korban tidak terdeteksi sejak dini hingga akhirnya harus menjalani perawatan dalam kondisi memprihatinkan.

“Harusnya RT dan desa mengetahui jika ada anak yang mengalami stunting atau gizi buruk sehingga bisa segera ditangani,” jelas Tofani.

Ia mencontohkan pola pendataan anak secara rutin yang dilakukan kader posyandu dan RT di lingkungannya sebagai model pengawasan yang perlu diterapkan di seluruh wilayah Batang.

Menurutnya, pengawasan langsung dari rumah ke rumah menjadi langkah penting untuk mencegah kasus gizi buruk terlambat ditangani.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV DPRD Batang juga memberikan santunan dan dukungan moral kepada keluarga Zafran.

Tofani mengapresiasi langkah cepat Pemkab Batang dan RSUD Kalisari Batang yang telah memberikan penanganan medis kepada balita tersebut.

“Alhamdulillah Pemkab Batang dan RSUD Kalisari sudah membantu penanganan adik Zafran dan kita doakan segera pulih,” pungkasnya.

Kategori :