128 Warga Miskin Kudus Gembira Rumahnya Dibangun Ulang oleh Dua Perusahaan

Kamis 23-04-2026,20:00 WIB
Reporter : Arief Pramono
Editor : Wawan Setiawan

Selain meningkatkan derajat masyarakat, program Djarum dan Polytron langsung menyentuh masyarakat. Secara tidak langsung, dapat meningkatkan pendapatan ekonomi.

Sementara itu, General Manager Community Development PT Djarum Achmad Budiharto menambahkan, penyerahan RSLH kepada 128 warga Kudus merupakan kontribusi berkelanjutan perusahaan. Yakni tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis, namun juga kesejahteraan masyarakat. 

Ia menegaskan, momentum 75 tahun perjalanan perusahaan menjadi refleksi sekaligus penguat komitmen tumbuh bersama masyarakat. 

Selain itu, kata Bumiharjo, menghadirkan program-program sosial berdampak nyata, termasuk penyediaan hunian layak serta mendorong pembangunan Kota Kudus lebih maju dan berkelanjutan.

“Melalui program ini, kami berharap dapat menghadirkan hunian yang tidak hanya layak, tetapi juga dibangun dengan standar aman, nyaman, dan sehat," terang Budiharto. 

Dengan desain hunian disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga, imbuh Budiarto, juga dilengkapi dengan pengaturan sirkulasi udara, pencahayaan, dan sanitasi yang baik. 

"Program RSLH menerapkan intervensi menyeluruh, sehingga penerima manfaat tidak perlu mengeluarkan biaya dalam proses pembangunan. Selain itu, melibatkan masyarakat sekitar sebagai bagian dari penguatan nilai gotong royong," paparnya. 

Di sisi lain, Finance Director PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) Guido One Tuwan menambahkan, keikutsertaan dalam program ini sejalan dengan nilai inti perusahaan yang menempatkan tanggung jawab sosial sebagai bagian penting dari perjalanan bisnis. 

Menurut Guido, perusahaan merasa memiliki kedekatan emosional dengan masyarakat. Sehingga terpanggil berkontribusi meningkatkan kualitas hidup mereka. 

“Melalui program RSLH 2026, kami berharap rumah yang lebih layak dapat memberikan rasa aman, nyaman, serta menjadi titik awal bagi kehidupan yang lebih baik bagi para penerima,” ucap Guido.

Renovasi 128 rumah di Kudus ini merupakan dukungan dari Djarum sebanyak 72 rumah dan 56 rumah dari Polytron. 

Bahkan sepanjang 2026, mereka menargetkan merenovasi dan membangun ulang 492 rumah di kota-kota di Jawa Tengah. Diantaranya di Brebes, Wonogiri, Salatiga, Rembang, Pati, Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Pada Rabu (29/4/2026) mendatang, juga akan meresmikan 10 rumah di Desa Rungkang, Brebes. Wilayah ini masih menghadapi tantangan kemiskinan, khususnya terkait keterbatasan hunian layak.

Kondisi yang terjadi di Brebes, akibat rendahnya pendapatan masyarakat yang mayoritas bergantung pada sektor informal dan pertanian skala kecil.

Kondisi tersebut berdampak pada kualitas tempat tinggal yang belum memadai. Karena itu, intervensi melalui program perbaikan rumah layak huni menjadi langkah strategis wujudkan ingkungan sehat, aman dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Kategori :