Ribuan Desa di Indonesia Akui Kepatuhan Data Entry Desa Jepangpakis Kudus

Ribuan Desa di Indonesia Akui Kepatuhan  Data Entry Desa Jepangpakis Kudus

Tropi penghargaan juara nasional dalam ABPEDNAS Jaga Desa Awards 2026 yang diraih Desa Jepangpakis Kudus. --

KUDUS, diswayjateng.com- Ribuan desa di penjuru tanah air harus mengakui kemampuan Pemerintah Desa Jepangpakis. Sebab salah satu desa di Kabupaten KUDUS ini, diakui sebagai desa yang patuh dalam entry data secara nasional. 

Pemdes Jepangpakis membawa pulang tropi juara pertama nasional dalam ABPEDNAS Jaga Desa Awards 2026. Desa setempat sukses dalam kategori Kepatuhan Entry Data. 

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengapresiasi langsung torehan prestasi tersebut pada acara yang digelar di Pringgitan Pendapa, Rabu (22/4/2026).

"Capaian ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Desa Jepangpakis dalam menerapkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel, " ujar Bupati Kudus, Samani Intakoris. 

Samani menyebut, Pemdes Jepangpakis mampu mengelola serta melaporkan data desa secara tertib dan berkelanjutan.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa desa di Kabupaten Kudus mampu bersaing di tingkat nasional," terang Samani. 

Menurut Samani, Desa Jepangpakis memberikan contoh bahwa kedisiplinan dalam pengelolaan dan pelaporan data, dapat meningkatkan kualitas pemerintahan desa sekaligus kepercayaan masyarakat. 

Keberhasilan Pemdes Jepangpakis, kata Samani, sebagai pemicu semangat bagi desa-desa lain untuk terus berbenah. Selain itu, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.

“Kami berpesan agar menjadi motivasi bagi desa-desa lain untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan desa, sehingga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana desa semakin kuat,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jepangpakis, Sakroni bangga atas pencapaian yang diraih di tengah persaingan ribuan desa di Indonesia.

“Kami bangga menjadi yang terbaik dari sekitar 76.000 desa. Hal ini karena kepatuhan kami dalam input data perencanaan, pelaporan pelaksanaan dana desa, aset desa, hingga profil desa, " terang Sakroni. 

Sakroni mengaku bahwa agar tidak mengalami kesulitan dalam penyusunan laporan, pihaknya secara rutin membuat laporan setiap bulan melalui Google Drive. 

Dengan penghargaan ini, Desa Jepangpakis diharapkan menjadi role model nasional pengelolaan data desa yang transparan. Dan mendorong penguatan akuntabilitas dan kualitas pengelolaan dana desa di Kudus.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait