Api Melalap Pabrik di Maribaya, Enam Jam Petugas Berjibaku Jinakkan Si Jago Merah

Api Melalap Pabrik di Maribaya, Enam Jam Petugas Berjibaku Jinakkan Si Jago Merah

PEMADAMAN - Sejumlah petugas saat memadamkan api yang membakar PT Sas Kreasindo Utama di jalur padat Tegal–Pemalang, tepatnya di Desa Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Minggu (7/4/2026) malam.--

SLAWI, diswayjateng.com – Kobaran api melalap pabrik PT Sas Kreasindo Utama yang berada di jalur padat Tegal–Pemalang, tepatnya di Desa Maribaya, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, Minggu (7/4/2026) malam.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIB itu sontak mengundang kepanikan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas.

Api pertama kali terlihat membumbung tinggi dari bagian gedung tengah pabrik. Dalam hitungan menit, kobaran membesar dan menjalar ke bagian lain bangunan, memicu kepulan asap tebal yang terlihat dari kejauhan.

Kepala Bidang Penanggulangan Kebakaran Satpol PP Kabupaten Tegal, Suwitno, mengungkapkan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 20.30 WIB.

“Begitu laporan masuk, tim langsung bergerak. Kami tiba di lokasi sekitar pukul 20.45 WIB dan langsung melakukan upaya pemadaman,” ujarnya.

Menurutnya, besarnya api membuat proses pemadaman tidak bisa dilakukan secara cepat. Sedikitnya empat unit mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Tegal dikerahkan ke lokasi. Bantuan juga datang dari Damkar Kota Tegal dan Damkar Kabupaten Pemalang.

“Ini kebakaran cukup besar. Kami harus melakukan pemadaman sekaligus pengendalian agar api tidak merambat lebih luas. Prosesnya berlangsung cukup lama,” jelas Suwitno.

Petugas berjibaku selama berjam-jam melawan ganasnya api. Upaya pemadaman baru membuahkan hasil setelah sekitar enam jam, tepatnya pukul 01.30 WIB, ketika kobaran akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api pertama kali diketahui oleh petugas keamanan pabrik. Saat itu, security berusaha melakukan pemadaman dengan alat seadanya sebelum akhirnya api membesar dan sulit dikendalikan.

“Security sempat mencoba memadamkan api di awal, tapi karena cepat membesar, akhirnya dilaporkan ke Damkar,” tambah Suwitno.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara itu, nilai kerugian material juga masih dalam proses pendataan.

Meski demikian, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. “Alhamdulillah tidak ada korban. Itu yang paling utama,” tegasnya.

Selain petugas Damkar dari tiga daerah, proses pemadaman juga melibatkan unsur TNI dari Koramil Kramat, Polsek Kramat, serta pihak keamanan perusahaan. Sinergi lintas instansi tersebut dinilai sangat membantu mempercepat penanganan kebakaran.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: