SOLO, diswayjateng.com – Ribuan jamaah memadati Kalipepe Land saat pelaksanaan Salat Idulfitri yang berlangsung khusyuk dan penuh makna.
Dalam khutbahnya, Ustaz dari pondok pesantren Assalam, Rosyad Nurilyas mengingatkan pentingnya menjaga istiqamah dalam beribadah setelah bulan suci Ramadan.
Kegiatan yang digelar di kawasan milik pengusaha kuliner Puspo Wardoyo ini tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga ajang mempererat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Dalam khutbahnya, Ustaz Rosyad menegaskan bahwa Ramadan seharusnya menjadi titik awal peningkatan kualitas ibadah, bukan sekadar rutinitas tahunan.
“Jangan sampai semangat ibadah hanya hadir saat Ramadan. Setelahnya, kita harus tetap konsisten,” pesannya.
Ia juga menyinggung keteladanan Nabi Muhammad beserta para sahabat yang tetap merasa khawatir amal ibadahnya tidak diterima, meskipun telah dilakukan dengan maksimal.
Selain ibadah, suasana Idulfitri di lokasi tersebut juga diwarnai kegiatan berbagi. Usai salat, jamaah menerima santunan uang fitrah sebesar Rp50 ribu serta bingkisan yang dibagikan oleh Puspo Wardoyo.
Sejumlah warga mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut. Salah satunya Agus yang menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, ini sangat membantu kebutuhan kami,” ungkapnya.
Hal serupa juga dirasakan Parmi yang mengaku senang mendapatkan perhatian di momen Lebaran, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan.
Diketahui, pelaksanaan Salat Idulfitri di wilayah Solo dan sekitarnya sempat berbeda. Sebagian umat telah melaksanakan pada Jumat (20/3/2026), sementara mayoritas mengikuti keputusan Kementerian Agama Republik Indonesia pada Sabtu (21/3/2026).