Libur Idul Fitri 1447H/2026, Jasamarga Solo Ngawi Catat Volume Lalu Lintas Sebanyak 250 ribu Kendaraan

Libur Idul Fitri 1447H/2026, Jasamarga Solo Ngawi Catat Volume Lalu Lintas Sebanyak 250 ribu Kendaraan

MELINTAS : Volume lalu lintas kendaraan yang melintas di Jalan Tol Solo - Ngawi selama mencapai 258.257 kendaraan atau rata-rata 28.695 kendaraan per hari. Foto :ist/Erna Yunus Basri--

BOYOLALI, diswayjateng.com - sejak H-10 periode libur Idulfitri 1447H, volume lalu lintas kendaraan yang melintas di Jalan Tol Solo - Ngawi selama  mencapai 258.257 kendaraan. 


Jika di rata-rata Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mencatat terdapat 28.695 kendaraan per hari. 

Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi Mery Natacha Panjaitan, mengatakan, terdapat peningkatan sebesar 61% dibandingkan kondisi normal, yaitu dari 159.922 kendaraan (17.769 kendaraan per hari).

"Terhitung sejak H-10 hingga H-2 (11–19 Maret 2026) periode Libur Lebaran 2026, terdapat peningkatan sebesar 61% dibandingkan kondisi normal," ungkap Mery.

BACA JUGA: Gagal Takbiran Keliling, Dua Truk Sound Horeg Digiring ke Polres Demak

BACA JUGA: Malam Takbir Idul Fitri, Kapolres Semarang Patroli Sepeda Motor Pantau Situasi  

Angka tersebut, diakuinya, dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi kenaikan sebesar 5% dari total 245.133 kendaraan (27.237 kendaraan per hari).

Peningkatan volume lalu lintas tersebut diantisipasi melalui penguatan aspek keselamatan, kesiapan personel, serta optimalisasi layanan, khususnya di rest area, guna memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman dan nyaman

Sementara itu, volume lalu lintas kendaraan yang keluar melalui seluruh Gerbang Tol (GT) di Ruas Solo - Ngawi, yaitu GT Bandara Adi Soemarmo, Ngemplak, Gondangrejo, Karanganyar, Sragen, Sragen Timur, dan Ngawi, pada periode yang sama (11–19 Maret 2026) tercatat sebanyak 266.840 kendaraan. 

Atau rata-rata 29.649 kendaraan per hari. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025, terjadi kenaikan sebesar 1,5% dari total 262.749 kendaraan (29.194 kendaraan per hari).

BACA JUGA: 62 Narapidana Rutan Salatiga Terima Remisi Idul Fitri, Satu Napi Langsung Bebas

BACA JUGA: Aksi Perang Sarung Digagalkan Polisi, Tujuh Pelajar Ditangkap Polsek Tayu Pati

"Jumlah tersebut meningkat sebesar 33% dibandingkan kondisi normal, yaitu 199.972 kendaraan (22.219 kendaraan per hari)," tandasnya. 

Mery menambahkan, tingginya volume lalu lintas tersebut menunjukkan peran strategis Jalan Tol Solo - Ngawi sebagai infrastruktur vital yang mendukung efisiensi waktu tempuh, kenyamanan, serta kepastian perjalanan. 

Ruas tol ini juga menjadi penghubung penting antarwilayah, yang mengoneksikan Wilayah Boyolali, Solo, Karanganyar, Sragen, hingga Ngawi, sekaligus memperkuat konektivitas antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur.

BACA JUGA: Aparat Gabungan Pati Sorot Aksi Kriminalitas Jalanan dan Bahaya Petasan

BACA JUGA: Kepadatan Tambat Kapal di Sungai Silugonggo Pati Meningkat, Aparat Cegah Potensi Gangguan

Dan demi kelancaran arus mudik, PT JSN menyiagakan personel operasional selama 24 jam di seluruh ruas Tol Solo–Ngawi. Kesiapan ini meliputi petugas layanan lalu lintas, transaksi, hingga tim pemeliharaan jalan yang memastikan kondisi jalan tol tetap laik dan aman dilalui.

Jasamarga mengutamakan keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama selama periode libur Idulfitri.

"PT JSN berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman dan lancar bagi seluruh pengguna jalan tol. Kami memastikan kesiapan personel, infrastruktur, serta optimalisasi layanan rest area agar pengguna jalan dapat beristirahat dengan nyaman dan melanjutkan perjalanan dengan aman," ujarnya.

BACA JUGA: H-1 Lebaran 2026, 47 Ribu Penumpang Padati Kereta Api Daop 4 Semarang

BACA JUGA: Khidmatnya Salat Idul Fitri di Alun-alun Batang, Bupati Faiz Tegaskan Tidak Ada Open House

Selama periode libur lebaran 2026, JSN juga mengoptimalkan layanan di rest area sebagai bagian dari upaya peningkatan keselamatan berkendara. 

Seluruh fasilitas dipastikan berfungsi dengan baik, mulai dari toilet, area parkir, hingga fasilitas penunjang lainnya, sehingga pengguna jalan memiliki tempat istirahat yang layak selama perjalanan jarak jauh.






Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait