Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Tingkir Salatiga Diprediksi Naik 20 Persen

Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Tingkir Salatiga Diprediksi Naik 20 Persen

PEMERIKSAAN : Petugas saat mengecek kelengkapan fasilitas keamanan di dalam bus. Foto : Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.com - Kepala Terminal Tipe A Salatiga Salatiga Vicky Chandra Yanuar memprediksi kenaikan jumlah penumpang di periode libur Lebaran 2026 di Terminal Tingkir Salatiga mencapai 20 persen. 


"Prediksinya kurang lebih naik dan turun penumpang sekitar 1500-2000 orang. Sehingga, ada sekitar kenaikan sekitar 5 sampai 10% dibanding tahun lalu di periode yang sama," kata Vicky Chandra Yanuar kepada Wartawan Diswayjateng, Sabtu 14 Maret 2026. 

Terminal Tipe A Tingkir Salatiga juga telah memprediksi puncak arus mudik Lebaran 1447 H ini, sekitar tanggal 17 dan 18 Maret 2026. 

Ia menjelaskan, untuk Terminal Tipe A Tingkir Salatiga menjelang masa angkutan Lebaran 1447 H ini pihaknya sudah beberapa kali melakukan langkah-langkah persiapan.

Yang pertama, untuk Jumat 13 Maret 2026 Pukul 19.00 WIB, akan dibuka secara resmi oleh Menteri Perhubungan Posko di seluruh moda transportasi. Tak terkecuali di Terminal Tipe A Tingkir Salatiga

BACA JUGA: Siap Hadapi Nataru 2025/2026, Pintu Keluar Terminal Tingkir Tipe A Salatiga Sudah Dapat Dilalui Bus AKAP-AKDP

BACA JUGA: Vicky Chandra Yanuar Pastikan Terminal Tingkir Tipe A Salatiga Sangat Ramah Disabilitas

Bahkan, lanjutnya, pada Kamis 12 Maret 2026 lalu, Terminal Tipe A Tingkir Salatiga juga melakukan Ramp Check yakni pemeriksaan kelayakan teknis dan administratif armada angkutan umum berupa bus yang keluar masuk Terminal Tingkir Salatiga.

"Ramp check ini untuk menjamin keselamatan penumpang, terutama menjelang mudik Lebaran. Kegiatan Ramp check gabungan dengan Dinas Perhubungan Kota Salatiga, Satlantas Polres Salatiga dan juga Dinas Kesehatan," paparnya. 

Seluruh kegiatan itu, diakuinya, sebagai langkah pencegahan atau preventif. 

Vicky ini, dengan adanya kegiatan Ramp check meminimalisir terjadinya kecelakaan khususnya moda transportasi darat," imbuhnya.

BACA JUGA: Terminal Tipe A Tingkir Salatiga Tambah Fasilitas, Antisipasi Lonjakan Penumpang Arus Mudik Nataru 2025/2026

BACA JUGA: PKBM Sakila Kerti Terminal Gelar Lomba Baca Puisi, Peringati Hari Ibu 2025

Ia menambahkan, beberapa hal kegiatan dilakukan dalam Ramp check dari sisi administrasi memeriksa kelengkapan surat-suratnya. 

Lalu juga dari sisi teknis, kendaraannya dicek dari mulai wiper, lampu, hingga pintu darurat. 

Pemeriksaan juga berlaku kepada aak bus, baik pengemudi maupun kondektur. 

"Kami juga lakukan pemeriksaan kesehatan, seperti nafsa, tes urine, cek kolesterol, gula darah dan juga tinggi badan serta berat badan. Kami juga memberikan konsultasi dokter gratis. Dari hasil pemeriksaan, Alhamdulillah tidak ditemukan hal-hal negatif," pungkasnya. 

Hanya saja, ada beberapa catatan dari tim medis pengemudi dengan tensi agak tinggi. Dan oleh dokter disarankan untuk istirahat yang cukup dan diberikan resep obat. 

Untuk temuan bus, terdapat APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang kedaluarsa. 

BACA JUGA: Jelang Operasi Ketupat Candi 2026, Satlantas Polres Grobogan Gelar Ramp Check Bus di Terminal

BACA JUGA: Dishub Tegal Undang Penyewa Lahan Lapak Pedagang Loak Terminal Adiwerna

Petugas gabungan telah meminta kris bus, harus dilakukan penggantian atau pengisian ulang..

"Ada juga bus yang pintu daruratnya masih terhalang. Berkaca kepada kasus di kecelakaan beberapa waktu laki, dimana salah satu PO bus pintu daruratnya tidak berfungsi. Maka untuk itu, meminimalisir kita mewajibkan dan juga sesuai arahan pimpinan pusat mewajibkan untuk adanya seatbelt dan juga pintu darurat yang tidak terhalang serta apa yang aktif," tuturnya. 

Berkaitan posko angkutan lebaran, di Terminal Tipe A Tingkir Salatiga telah siap dan berkolaborasi dengan instansi samping memberikan pelayanan kepada masyarakat secara 24 jam. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: