SLAWI, diswayjateng.com - Keseriusan Pemkab Tegal melalui Dinas Perhubungan (Dishub) untuk mendukung kelancaran arus mudik dan balik lebaran tahun ini dilakukan. Setidaknya demi mendukung keselamatan dan kelancaran arus mudik, Dishub bakal siagakan dua tim khusus PJU yang disiagakan untuk melakukan pengecekan dan perbaikan, terutama di wilayah rawan kecelakaan dan jalur yang diprediksi menjadi titik padat arus mudik dan arus balik Idul Fitri.
Kepala Dinas Perhubungan, Elliya Hidayah SIP, MM menyatakan pihaknya tidak hanya sebatas menunggu laporan.
"Akan ada Tim turun langsung melakukan pengecekan di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi jalur utama pemudik. Jika ada aduan, langsung kami tindak lanjuti,” ujarnya Selasa (10/3).
Dalam mendukung kelancaran lalu lintas, pihaknya juga akan berkoordinasi erat dengan Polres Tegal dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Sebanyak lima posko Lebaran akan beroperasi di wilayah Kabupaten Tegal dengan dukungan sekitar 42 personel dari bidang lalu lintas.
“Personel kami akan bersinergi dengan jajaran kepolisian untuk memastikan pengaturan lalu lintas berjalan optimal, sehingga masyarakat dapat mudik dengan aman dan tertib,” katanya.
Sejumlah langkah strategis telah disiapkan, mulai dari program mudik gratis, pengecekan dan perbaikan Penerangan Jalan Umum (PJU), hingga rekayasa lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan.
“Tahun ini kita positip bisa menyediakan enam bus. Tiga unit dari APBD Kabupaten Tegal, dua dari Baznas, dan satu dari Jasa Raharja. Ini menjadi lompatan besar dalam upaya menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat yang ingin mudik secara gratis,” ungkapnya.
Tahap identifikasi lapangan untuk memetakan titik-titik lampu yang membutuhkan penanganan mendesak, baik di jalur Pantura, jalur Selatan, hingga akses wisata Yomani arah Guci kini juga mulai dilakukan. Dan seklaigus merinci titik titik krusial yang menjhadi prioritas penerangan.