Pastikan Arus Mudik Lancar, Satlantas Polres Grobogan Lakukan Upaya Ini

Senin 09-03-2026,21:30 WIB
Reporter : Achmad Fazeri
Editor : Wawan Setiawan

GROBOGAN, diswayjateng.com - Satlantas Polres Grobogan melakukan survei sejumlah jalur alternatif dan titik rawan lalu lintas pada Senin (9/3/2026) sebagai upaya memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik lebaran.

Kasat Lantas Polres Grobogan, AKP Kumala Enggar Anjarani mengatakan, survei ini dilakukan untuk memetakan potensi hambatan lalu lintas sekaligus memastikan kesiapan infrastruktur jalan menjelang arus mudik Lebaran.

“Survei ini juga bagian dari persiapan Operasi Ketupat Candi 2026. Kami ingin memastikan jika jalur alternatif, perlintasan kereta api dan kondisi jalan di wilayah Grobogan dalam keadaan siap dilalui masyarakat,” katanya.

AKP Kumala menambahkan, pihaknya juga memberikan imbauan ke petugas palang pintu perlintasan sebidang di Desa Sambungharjo. Petugas diminta agar lebih memperhatikan mekanisme buka-tutup palang pintu perlintasan demi keselamatan pengguna jalan.

“Kami mengingatkan agar palang pintu perlintasan sudah ditutup sesuai jeda waktu yang telah ditentukan pihak PT KAI sebelum kereta api melintas, sehingga dapat mencegah ataupun meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas,” jelasnya.

Selain itu, AKP Kumala melanjutkan, pihaknya juga melakukan pemetaan pada sejumlah titik yang berpotensi menjadi trouble spot atau lokasi rawan kemacetan, sebagai dasar penerapan rekayasa lalu lintas kalau selama masa operasi terjadi peningkatan volume kendaraan.

"Langkah antisipasi tersebut bertujuan menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Grobogan selama periode mudik lebaran," terangnya.

Tim petugas gabungan juga meninjau perkembangan pembangunan Jalan raya Purwodadi-Semarang, tepatnya di Desa Tinanding yang sempat putus akibat tanggul jebol. Jalan ini menjadi salah satu akses bagi masyarakat di wilayah Grobogan serta para pemudik yang nantinya bakal melintas di lokasi tersebut.

“Dari hasil koordinasi dengan Dinas PUPR Provinsi, diperkirakan pada H-7 lebaran jalan itu sudah bisa dilalui oleh kendaraan. Tetapi sementara waktu, jalur tersebut hanya dapat digunakan kendaraan kecil serta mobil pribadi,” pungkasnya.

Dengan adanya survei dan koordinasi lintas instansi ini, diharapkan kesiapan infrastruktur hingga pengelolaan lalu lintas di Kabupaten Grobogan dapat semakin optimal dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan balik lebaran 2026.

Survei tersebut, melibatkan berbagai instansi meliputi Dinas Perhubungan Grobogan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan, BPJ Purwodadi, Jasa Raharja Cabang Purwodadi dan Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM).

Survei lapangan difokuskan pada jalur alternatif yang menghubungkan Purwodadi-Wolo-Sambungharjo-Jeketro-Mlilir serta dipetakan sebagai salah satu rute pendukung yang berpotensi digunakan masyarakat untuk mengurai kepadatan arus kendaraan pada jalur utama.

Kategori :